kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Logindo cetak laba US$ 19,9 juta


Sabtu, 28 Februari 2015 / 10:46 WIB
Logindo cetak laba US$ 19,9 juta
ILUSTRASI. Cara mengembalikan pembaruan WhatsApp di Android.


Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Aksi PT Logindo Samudra makmur Tbk membeli tambahan kapal jasa pendukung kegiatan lepas pantai dan industri minyak dan gas (migas) berdampak besar bagi penghasilan. Perusahaan dengan kode saham LEAD ini mencatatkan pertumbuhan kinerja positif tahun lalu.

Pendapatan Logindo sepanjang 2014 tumbuh 17% menjadi US$ 69 juta. Alhasil, perusahaan ini meraup kenaikan laba 21,4% dari 2013 menjadi US$ 19,98 juta. "Pembelian lima kapal berdaya besar telah memberi kontribusi 40% dari total pendapatan kami di 2014," kata Eddy K. Logam, Presiden Direktur Logindo Samudra Makmur, dalam rilis, Jumat (27/2).

Selain itu, Logindo juga berhasil mendapatkan basis pelanggan anyar tahun lalu. Langkah ini sebagai upaya Logindo mendiversifikasi dan perluasan pelanggan di luar bidang usaha industri migas. Meski begitu, Eddy sempat khawatir terhadap laju bisnis Logindo tahun lalu.

Sebab, perusahaan ini sebetulnya berencana membeli empat unit kapal pengangkut anyar tahun lalu. Tapi yang terealisasi cuma dua kapal saja. "Untungnya, perusahaan masih membukukan peningkatan laba bersih tahun lalu," tandasnya.

Sedangkan untuk bisnis jasa pendukung industri migas tahun ini, Eddy masih optimistis kinerja Logindo masih terus bergulir. Ia tidak khawatir harga minyak dunia yang sedang melandai bakal berimbas ke industri migas. Soalnya, tahapan industri migas dari awal sampai produksi butuh waktu lima tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×