kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   14.000   0,78%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Logindo Samudramakmur (LEAD) Bidik Laba Bersih US$ 2,4 Juta di Akhir 2024


Minggu, 24 November 2024 / 18:30 WIB
Logindo Samudramakmur (LEAD) Bidik Laba Bersih US$ 2,4 Juta di Akhir 2024
ILUSTRASI. Armada kapal PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) membidik laba bersih mencapai US$ 2,4 juta pada tahun 2024.

Sekretaris Perusahaan LEAD Denny Haryanto mengatakan, perusahaan membukukan kinerja positif pada kuartal III 2024. Emiten pelayaran ini membukukan pendapatan sebesar US$ 33,7 juta atau meningkat 38,84% year on year (YoY). LEAD juga sukses mencatatkan laba bersih sebesar US$ 1,78 juta hingga akhir September 2024 dari periode sama di tahun sebelumnya yang merugi sebesar US$ 5,28 juta.

"Proyeksi kinerja hingga tutup tahun diperkirakan mencapai US$ 2,4 juta. Hal-hal yang akan sangat mempengaruhi adalah demand sewa kapal dan kurs rupiah terhadap US$ mengingat sebagian sewa dalam Rupiah," ungkap Denny kepada Kontan.co.id, Sabtu (23/11).

Denny menjelaskan, kenaikan kinerja selama sembilan bulan pertama tahun ini ditopang oleh kenaikan charter rate yang naik signifikan, utilisasi kapal yang membaik dan efisiensi biaya operasional kapal yang tetap terjaga. 

Pada tahun ini, realisasi serapan belanja modal telah mencapai US$ 2,3 juta. Logindo menggunakan belanja modal untuk pemeliharaan kapal.

Baca Juga: Gelar Private Placement, Kondisi Keuangan Logindo Samudamakmur (LEAD) Jauh Membaik

Kontan.co.id mencatat, LEAD membidik pendapatan sebesar US$ 32,8 juta pada tahun 2024. Sebagai pembanding, pendapatan LEAD pada 2023 lalu mencapai US$ 32,77 juta.

Denny menjelaskan, demi menjaga kinerja pada tahun ini, LEAD tetap berfokus melakukan berbagai upaya efisiensi untuk menekan biaya operasional.

LEAD pun berupaya meningkatkan pendapatan dengan cara mempertahankan pelanggan yang ada dan memperbesar peluang dengan mencari pasar di luar negeri yang memiliki potensi charter rate lebih tinggi.

"Dengan struktur biaya modal yang relatif tinggi, di tahun 2024 perusahaan masih melihat kemungkinan terjadinya kerugian di angka yang lebih kecil dibanding tahun sebelumnya," imbuh Denny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×