kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Maharaksa (OASA) Ungkap Progres Proyek Sampah, PSEL Lampung Groundbreaking Akhir 2026


Selasa, 06 Oktober 2026 / 16:20 WIB
Diperbarui Selasa, 06 Oktober 2026 / 17:01 WIB
Maharaksa (OASA) Ungkap Progres Proyek Sampah, PSEL Lampung Groundbreaking Akhir 2026
ILUSTRASI. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) mengungkapkan perkembangan ketiga proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah digarap. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) mengungkapkan perkembangan ketiga proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah digarap perusahaan di Lampung, Tangerang Selatan, dan Jakarta.

Direktur Utama Maharaksa Biru Energi Bobby Gafur Umar menjelaskan, PSEL di Lampung sedang dalam persiapan baik dari sisi administrasi, persiapan teknis, hingga pendanaan.

Menurutnya, PSEL Lampung memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 1.168 ton per hari. Sampah tersebut akan berasal dari wilayah Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

Baca Juga: Empat Proyek PSEL PSN Mulai Dibangun, Investasi Tembus Rp 15,9 Triliun

“Apabila ada kekurangan pasokan, maka akan ditambahkan dari dua daerah, dari Kota Metro dan Kabupaten Pesawaran. Nah, itu semua sedang dikaji dan dipersiapkan perencanaannya,” ujar Bobby kepada Kontan, Selasa (6/10/2026).

Persiapan proyek PSEL Lampung juga terus didukung oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Menurutnya, pemerintah setempat telah menyiapkan lahan hingga infrastruktur termasuk jalan menuju lokasi proyek.

“Lokasi PSEL itu yang luas lahannya 20 hektare disediakan. Kita enggak pakai semua, tapi lahannya lebih dari cukup,” jelas Bobby.

Setelah berbagai persiapan tersebut rampung, ia menargetkan groundbreaking PSEL Lampung dapat dilakukan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

“Jadi kita nanti tinggal mencari waktu yang tepat. Diperkirakan akhir tahun atau awal tahun depan kita akan melakukan groundbreaking,” kata Bobby.

Baca Juga: Empat Proyek PSEL PSN Mulai Dibangun, Investasi Capai Rp 15,9 Triliun

Sementara itu, untuk proyek PSEL di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), perusahaan masih menunggu proses transisi dari regulasi lama ke regulasi baru.

Pasalnya, Bobby menyebut proyek tersebut sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang pada 2025, sebelum terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) baru, tepatnya Perpres Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Menurut dia, terdapat sejumlah perbedaan skema antara regulasi lama dan regulasi baru. Dalam skema baru, lahan proyek akan disediakan oleh pemerintah daerah, sedangkan sambungan interkoneksi ke PLN akan dilakukan oleh PLN.

"Perbedaannya kalau Perpres lama ada tipping fee. Kemudian investasi lahan dilakukan oleh investor, yang mana tidak mudah," jelas Bobby.

Selain itu, ia menyebut Pemda akan memberikan komitmen pasokan sampah sesuai dengan penetapan pada saat pelelangan, yakni 1.000 ton sampah baru dan 100 ton sampah lama untuk diolah.

“Sekarang sudah masuk proses, tapi sembari menunggu payung hukumnya,” kata Bobby.

Ia menambahkan, akan ada petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) terkait transisi atau peralihan dari Perpres lama ke Perpres baru yang ditargetkan rampung pada Oktober 2026 ini.

"Harusnya bulan Oktober ini proses juknis dari LH itu selesai sehingga kita bisa segera masuk proses di Danantara," lanjut Bobby.

Sementara untuk persiapan di daerah, Pemda Tangsel juga disebut telah mulai menyiapkan lahan. Anggaran untuk persiapan lahan, lanjutnya, telah dialokasikan dan saat ini prosesnya tengah berjalan.

Karena itu, Bobby memperkirakan, groundbreaking PSEL Tangerang akan dilakukan pada kuartal I-2027.

“Kalau perkiraan kami, diperkirakan itu sekitar kuartal pertama tahun depan juga kita akan kejar untuk groundbreaking-nya,” ujar Bobby.

Dalam proyek PSEL Tangsel ini, struktur pemegang saham juga akan menyesuaikan dengan adanya Danantara. Jika sebelumnya belum terdapat Danantara dalam skema proyek tersebut, nantinya Danantara akan menjadi pemegang saham.

Adapun untuk proyek PSEL di Jakarta, Bobby mengungkap prosesnya masih berada dalam tahap review oleh Pemda DKI Jakarta, terutama dari sisi kesesuaian jumlah sampah dengan lokasi yang paling tepat.

"Setelah proyek PSEL Lampung dan Tangsel memasuki tahap yang lebih lanjut, kami bersama Pemda Jakarta akan mengajukan proyek ini kepada Danantara pula," tandas Bobby.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×