kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.529   -65,22   -0,86%
  • KOMPAS100 1.037   -13,01   -1,24%
  • LQ45 742   -14,09   -1,86%
  • ISSI 273   -2,22   -0,81%
  • IDX30 399   -3,00   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -4,61   -0,94%
  • IDX80 116   -1,81   -1,54%
  • IDXV30 138   0,09   0,07%
  • IDXQ30 127   -1,53   -1,19%

Mataharimall.com ingin fokus garap pasar Indonesia


Jumat, 26 Agustus 2016 / 09:34 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indonesia menjadi pasar ecommerce dengan karaketeristik yang unik. Geografis wilayah yang berupa kepulauan, membuat sistem logistik menjadi tulang punggung dalam distribusi. Hal inilah yang dirasakan betul bagi bisnis retail ecommerce tanah air, salah satunya Mataharimall.com.

"Karakter kepulauan ini memang unik, kalau China kan berupa daratan kalau Indonesia ini kepulauan," ujar CEO Mataharimall.com Hadi Wenang di Jakarta, Kamis (25/08).

Dia mengatakan, kondisi kepualaun membuat permintaan menjadi berbeda. Hal itu dirasakan betul oleh Mataharimall.com. Dari catatan penjualan saat Lebaran tahun ini, 10 besar penjualan justru berada di luar Jabodetabek. Salah satu kota dengan permintaan tertinggi ada di Batu, Malang.

Untuk itu, dibantu dengan jaringan Matahari Store, sistem logistik perusahaan menjadi lebih kuat. Banyaknya cabang Matahari Store yang sudah tersebar, membuat Mataharimall.com berkembang cukup pesat. Matahari Store dikenal sebagai jaringan ritel raksasa. Dengan cakupan wilayah kepulauan yang luas, membuat jaringan ini menjadi semakin kokoh.

"Ini salah satu kelebihan kami, maka kami yakin startup ini akan terus berkembang," imbuhnya.

Meskipun didukung dengan sumber daya mumpuni, Mataharimall.com belum ingin memperluas ekspansi antar negara. Perusahaan yang belum genap berumur satu tahun ini, sedang ingin berfokus menggarap pasar dalam negeri. "Saat ini kami sedang ingin fokus dengan konsumen Indonesia, masak sih yang besar di dalam negeri malah asing?" pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×