kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.950   -23,00   -0,13%
  • IDX 6.042   158,10   2,69%
  • KOMPAS100 788   24,24   3,17%
  • LQ45 595   17,11   2,96%
  • ISSI 209   5,50   2,71%
  • IDX30 337   9,80   2,99%
  • IDXHIDIV20 413   11,25   2,80%
  • IDX80 89   2,65   3,06%
  • IDXV30 112   3,11   2,86%
  • IDXQ30 108   3,19   3,04%

Maxim Terapkan Potongan Komisi 0%-1% bagi Mitra Pengemudi Disabilitas


Kamis, 25 Juni 2026 / 10:41 WIB
Maxim Terapkan Potongan Komisi 0%-1% bagi Mitra Pengemudi Disabilitas
ILUSTRASI. Maxim Terapkan Potongan Komisi 0%-1% bagi Mitra Pengemudi Disabilitas (KONTAN/Chelsea Anastasia)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform ride-hailing nasional Maxim Indonesia menggandeng Yayasan Cheshire Indonesia untuk memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas fisik melalui perluasan akses terhadap kesempatan ekonomi dan mobilitas.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan ialah penerapan potongan komisi sebesar 0% hingga 1% bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas fisik. Dengan skema tersebut, hampir seluruh pendapatan dari hasil perjalanan dapat diterima langsung oleh mitra.

Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem transportasi digital yang lebih inklusif.

"Program bebas komisi dan perlindungan sosial merupakan bentuk investasi kami dalam menciptakan kesempatan yang setara di tengah perkembangan ekonomi digital," ujar Dirhamsyah dalam agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Maxim Indonesia dan Yayasan Cheshire Indonesia di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Penerapan Komisi Ojol 8% Mulai 1 Juli: Maxim Beda Sikap dari Gojek-Grab?

Selain mendapatkan keringanan komisi, mitra pengemudi penyandang disabilitas juga memperoleh perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tanpa dikenakan biaya.

Dalam kerja sama tersebut, Maxim turut menyerahkan saldo perjalanan senilai Rp 18 juta kepada Yayasan Cheshire Indonesia untuk mendukung kebutuhan mobilitas para penerima manfaat yayasan.

Dirhamsyah menuturkan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan memperoleh penghasilan melalui platform digital.

Pada kesempatan yang sama, Maxim juga menampilkan kendaraan yang telah dimodifikasi untuk menunjang kebutuhan pengemudi penyandang disabilitas. Modifikasi tersebut meliputi penyesuaian pedal gas dan rem pada kendaraan roda empat, serta penyesuaian tempat duduk pada kendaraan roda dua.

Menurut Dirhamsyah, pengembangan kendaraan dan fitur yang ramah disabilitas dilakukan seiring bertambahnya jumlah mitra pengemudi penyandang disabilitas di platform Maxim. Meski memang, porsinya masih relatif kecil.

Baca Juga: Aturan Komisi 8% Ojol, Maxim Nilai Potongan yang Diterapkan 15% Paling Efisien

"(Mitra pengemudi penyandang disabilitas) mungkin masih di bawah 1%, sekitar 0,5% hingga 0,7% dari total seluruh mitra. Namun sebagian besar mitra disabilitas yang telah bergabung kendaraannya sudah dimodifikasi," katanya.

Adapum kebijakan komisi 0% hingga 1% bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas ini telah diterapkan sejak awal 2026.

Sementara itu, Ketua Yayasan Cheshire Indonesia, Barbara Janthy Nihardjo, menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas aksesibilitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi penyandang disabilitas.

"Kerja sama ini membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bermobilitas, bekerja, dan hidup mandiri. Kami sangat mengapresiasi komitmen Maxim menghadirkan peluang yang inklusif untuk semua," ujarnya.

Tak hanya bagi mitra pengemudi, Maxim juga terus mengembangkan layanan yang lebih ramah bagi pengguna penyandang disabilitas. 

Dirhamsyah menyebutkan beberapa fitur yang telah tersedia antara lain dukungan TalkBack bagi pengguna tunanetra, fitur percakapan bagi penumpang dengan gangguan pendengaran, serta notifikasi khusus kepada pengemudi apabila penumpang membutuhkan bantuan tambahan.

Baca Juga: Industri Transportasi Online Tumbuh Pesat, Maxim Capai 400 Kota di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×