kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Mayora Indah (MYOR) berencana bidik pasar ekspor baru


Jumat, 23 Juli 2021 / 15:17 WIB
Mayora Indah (MYOR) berencana bidik pasar ekspor baru
ILUSTRASI. Aktivitas produksi air mineral dalam kemasan (AMDK) Le Minerale di pabrik Mayora Grup, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (16/10/2019). Mayora Indah (MYOR) berencana bidik pasar ekspor baru.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri Fast Moving Consumer Good (FMCG), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) kian serius mengembangkan pasar ekspor untuk terus menggenjot laju bisnis mereka di masa depan. Manajemen menyatakan, MYOR akan kembali memperluas pasar ekspor ke sejumlah negara tujuan baru. 

Direktur Keuangan Mayora Indah, Hendrik Polisar menyebut, ada beberapa negara baru yang telah disasar MYOR di kancah ekspor. Negara-negara tersebut di antaranya, Pantai Gading, Switzerland, dan Belgia.

Selain menambah pangsa pasar ekspor baru, Mayora semakin memperkuat posisi market mereka di negara tujuan ekspor eksisting. "Negara-negara yang sudah menjadi tujuan ekspor kami perbanyak produknya, dan tingkatkan lagi market share produk perseroan di pasar-pasar negara tersebut," kata Hendrik dalam Agenda Paparan Publik Virtual, Jumat (23/7). 

Mayora Indah juga telah meraih kinerja ekspor yang cukup memuaskan di tahun ini. Hendrik menyebut, laju ekspor perseroan berhasil tumbuh puluhan persen hingga periode April lalu. Sehingga Mayora pun tetap optimistis dapat mengerek hasil ekspor yang positif di penghujung tahun nanti. 

Baca Juga: Mayora Indah (MYOR) raih rating idAA dari Pefindo

"Kinerja ekspor Mayora pada 2021 ini sangat baik, kami growth puluhan persen sampai dengan April ini atau lebih dari 50%. Kami sangat optimistis dan positif terhadap pasar ekspor ini," sambung Hendrik. 

Keyakinannya terhadap pasar ekspor, sejalan dengan target positif yang dibidik MYOR di tahun ini. Hendrik mengungkapkan, penjualan MYOR diproyeksikan akan tumbuh 10,3% dari sebelumnya Rp 24,47 triliun di 2020 menjadi Rp 26,98 triliun. Tak hanya penjualan, di sisi laba bersih pun diprediksi akan tumbuh 1,9% menjadi Rp 2,13 triliun di akhir tahun 2021 nanti. 

Meskipun begitu, MYOR membuat proyeksi kinerja di tahun ini lebih konservatif, setelah melakukan observasi terkait perkembangan kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi baik di kancah internasional maupun domestik. 

Baca Juga: Ini saham-saham top gainers dalam sepekan pekan lalu




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×