Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MD Entertainment Tbk (FILM) memperluas bisnis konten dengan menggandeng SBS Co., Ltd. Kerja sama ini diarahkan untuk mengembangkan dan memonetisasi intellectual property (IP) melalui produksi bersama, adaptasi konten, distribusi hingga pengembangan bisnis digital.
Direktur Utama MD Entertainment Manoj Punjabi mengatakan, kolaborasi dengan SBS menjadi langkah lanjutan setelah perusahaan asal Korea Selatan tersebut masuk sebagai pemegang saham strategis FILM pada tahun lalu.
“Kami menggabungkan apa yang terbaik dari masing-masing pihak: konten kelas dunia milik SBS, dan kekuatan MD Entertainment di pasar Indonesia,” kata Manoj dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dalam bisnis konten dan media, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: ESDM Sebut Persetujuan RKAB 2026 Sudah Mencapai 95%
SBS sebelumnya menginvestasikan sekitar US$ 20 juta melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I FILM. Investasi tersebut merupakan investasi luar negeri terbesar SBS sepanjang sejarahnya.
Kini, hubungan kedua perusahaan diperluas dari investasi strategis menjadi kerja sama operasional. FILM dan SBS akan mengembangkan bisnis konten dengan Indonesia sebagai basis untuk menjajaki pasar Asia Tenggara hingga pasar global.
Salah satu tahap awal kerja sama adalah menghadirkan program-program SBS kepada pemirsa Indonesia melalui MDTV. Selain itu, kedua perusahaan akan mengembangkan remake berbahasa Indonesia yang berasal dari perpustakaan konten SBS.
Bagi FILM, kerja sama tersebut membuka peluang untuk memperluas sumber IP sekaligus mengembangkan model bisnis baru dari konten yang dimiliki SBS.
Pengembangan kerja sama juga mencakup produksi bersama, pertukaran dan lokalisasi IP, distribusi bersama, serta kolaborasi digital dan media baru.
Manoj mengatakan, investasi SBS sebelumnya mencerminkan keyakinan terhadap potensi pertumbuhan bisnis FILM. Melalui MoU tersebut, perseroan mulai mengubah investasi strategis tersebut menjadi kolaborasi bisnis yang lebih konkret.
Sementara itu, CEO Studio S Hong Sung-Chang mengatakan, SBS melihat potensi pertumbuhan pasar konten Asia Tenggara serta kapabilitas bisnis yang dimiliki FILM.
Baca Juga: Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Kembangkan Proyek 26 Hektare di Bandung
“MoU ini menjadi titik awal penting untuk mewujudkan investasi strategis tahun lalu menjadi hasil bisnis yang nyata dan membangun pertumbuhan jangka panjang,” ujar Hong.
Selain pengembangan dan distribusi konten, kerja sama FILM dan SBS nantinya dapat diperluas ke bisnis periklanan dan pemasaran merek, pertunjukan langsung, serta bisnis lain yang dibangun dari IP bersama.
Kerja sama ini juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu basis pengembangan bisnis SBS di kawasan. Dengan pasar domestik yang besar dan pertumbuhan konsumsi konten digital, FILM berpotensi menjadi mitra lokal dalam proses lokalisasi sekaligus distribusi konten SBS ke pasar Indonesia dan kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














