kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Melibatkan 15 BUMN, Sarinah Perkuat Pembinaan dam Ekosistem UMKM


Selasa, 30 Juni 2026 / 19:14 WIB
Melibatkan 15 BUMN, Sarinah Perkuat Pembinaan dam Ekosistem UMKM
ILUSTRASI. Sarinah Buka Outlet di JPO Alam Sutera (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapasitas usaha masih menjadi salah satu tantangan utama parra pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang.

Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, pelaku usaha tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, Mereka juga memerlukan pendampingan dalam aspek pengelolaan keuangan, legalitas, hingga strategi pemasaran.

Kondisi tersebut mendorong pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem UMKM.  Maka, PT Sarinah (Persero) melalui program Sarinah Pandu yang mempertemukan 68 pelaku UMKM binaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) dari 15 perusahaan BUMN di Medan.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan mengatakan penguatan kapasitas bisnis menjadi faktor penting agar UMKM mampu tumbuh secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing.

"UMKM Indonesia memiliki potensi  luar biasa. Namun untuk dapat tumbuh secara berkelanjutan dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif, dibutuhkan penguatan kapasitas bisnis yang menyeluruh," ujar Raisha, dalam keterangannya, Senin (29/6).

Baca Juga: IKI Juni 2026 Melambat ke 52,90, Industri Manufaktur Dinilai Masih Ekspansif

Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai literasi keuangan, legalitas dan sertifikasi, serta marketing dan branding. Materi tersebut  untuk menjawab berbagai tantangan yang umum dihadapi pelaku usaha, mulai dari pengelolaan keuangan hingga penguatan identitas merek.

Sarinah menghadirkan para profesional yang berpengalaman dalam pendampingan UMKM, kurasi produk, pengembangan brand lokal, hingga perluasan akses pasar. Pendekatan berbasis pengalaman praktis diharapkan dapat membantu pelaku usaha menerapkan strategi yang relevan sesuai kebutuhan bisnis.

Penata Kelola Perusahaan Negara Madya BP BUMN, Rugun Hutapea menilai, sinergi antar-BUMN dalam pembinaan UMKM dapat memperluas dampak pengembangan usaha di berbagai daerah.

Program ini melibatkan 15 perusahaan BUMN. Melalui kolaborasi pembinaan tersebut, Sarinah berharap semakin banyak UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×