kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Mendag ajak industri lawan kampanye hitam kelapa sawit


Rabu, 14 Maret 2018 / 16:09 WIB
Mendag Enggartiasto Lukita saat Munas X GAPKI


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengajak industri kelapa sawit untuk melawan kampanye hitam terhadap minyak sawit.

Industri dinilai dapat mengedukasi masyarakat untuk melawan propaganda mengenai minyak sawit. Edukasi tersebut akan memunculkan klarifikasi atas tuduhan pihak luar terhadap minyak sawit Indonesia.

"Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) harus menunjuk marketing communication di Eropa untuk mengedukasi masyarakat Eropa," ujar Enggartiasto dalam Musyawarah Nasional X Gapki, Rabu (14/3).

Selama ini, kata Enggartiasto, pemerintah terus melawan persaingan tidak sehat terhadap minyak sawit Indonesia. Oleh karena itu, ia kerap bersurat dengan pihak Eropa mengenai diskriminasi terhadap sawit.

Sebelumnya produk biodiesel berbahan sawit dari Indonesia juga ditolak oleh Norwegia. Enggartiasto bilang akan meminta penjelasan hal tersebut dari pihak Norwegia.

"Kita akan meminta penjelasan, kalau terjadi penolakan kita akan sampaikan bahwa mereka telah memulai perang dagang," terang Enggartiasto.

Bila terjadi perang dagang, Enggartiasto bilang Indonesia juga akan menolak impor perikanan dari Norwegia. 

Enggartiasto bilang telah mengundang pihak Norwegia untuk membuktikan tuduhan terhadap deforestasi yang disebabkan oleh sawit di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×