kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Mendag buka opsi impor beras


Senin, 10 Agustus 2015 / 13:01 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Kemarau panjang atau El Nino berpotensi menimbulkan gagal panen di sejumlah lahan pertanian. KOndisi ini bisa berdampak terhadap pasokan pangan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan, bila pasokan pangan tidak mencukupi, pihaknya siap membuka keran impor. Namun, Rachmat optimistis pasokan pangan tetap terjaga. 

Menurut Rachmat, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan pangan di pasaran dengan harga wajar. Selain itu, kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga dilakukan untuk mendatangkan hujan buatan di lahan-lahan pertanian yang mengalami kekeringan.

"Kami akan antisipasi, kalau terjadi yang terjelek, pemerintah akan lakukan impor beras ataupun apa saja untuk atasi kekeringan," ujar Rachmat di Gedung Kementerian Pertanian (Kemtan), Senin (10/8).

Saat ini, kata Rachmat, pemerintah masih terus melakukan komunikasi dan memantau pergerakan harga pangan di pasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×