kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mengharapkan Batubara Murah


Kamis, 13 November 2008 / 08:45 WIB
Mengharapkan Batubara Murah


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. PT PLN (Persero) berharap bisa mendapat harga murah dan wajar dari fasilitasi yang dilakukan pemerintah dengan mempertemukan pihaknya dengan PKP2B.

"Karena ada kesan tanpa dorongan pemerintah mereka minta lebih dari harga yang wajar," ujar Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar, Rabu (12/11).
 
Harga yang disebut wajar oleh Fahmi berada pada angka US$ 70 sampai US$ 80 per ton untuk batubara berkalori 5.200 kcal. Harga tersebut menurutnya merupakan harga pembelian yang biasanya dibayarkan PLN selama ini.
 
"Sekarang ada kecenderungan mereka minta harga lebih dari yang wajar. Harga mereka minta lebih tinggi dari HPS Barllow Jonker dan Indonesian Coal Index. Bagaimana kita mau mempertanggungjawabkannya," tandasnya.
 
Ketidakwajaran harga penawaran yang diajukan PKP2B menurut Fahmi bisa di cek silang dengan catatan harga ekspor terendah masing-masing perusahaan. Sayang menurutnya, akses ke berapa harga ekspor terendah itu tidak bisa di dapatnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×