kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Mengharapkan Batubara Murah


Kamis, 13 November 2008 / 08:45 WIB
Mengharapkan Batubara Murah


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. PT PLN (Persero) berharap bisa mendapat harga murah dan wajar dari fasilitasi yang dilakukan pemerintah dengan mempertemukan pihaknya dengan PKP2B.

"Karena ada kesan tanpa dorongan pemerintah mereka minta lebih dari harga yang wajar," ujar Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar, Rabu (12/11).
 
Harga yang disebut wajar oleh Fahmi berada pada angka US$ 70 sampai US$ 80 per ton untuk batubara berkalori 5.200 kcal. Harga tersebut menurutnya merupakan harga pembelian yang biasanya dibayarkan PLN selama ini.
 
"Sekarang ada kecenderungan mereka minta harga lebih dari yang wajar. Harga mereka minta lebih tinggi dari HPS Barllow Jonker dan Indonesian Coal Index. Bagaimana kita mau mempertanggungjawabkannya," tandasnya.
 
Ketidakwajaran harga penawaran yang diajukan PKP2B menurut Fahmi bisa di cek silang dengan catatan harga ekspor terendah masing-masing perusahaan. Sayang menurutnya, akses ke berapa harga ekspor terendah itu tidak bisa di dapatnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×