kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Menperin: Bunga kredit di atas 10% terlalu tinggi


Jumat, 27 November 2015 / 14:22 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Para pengusaha ingin bunga kredit lebih rendah di tengah perlambatan ekonomi ini.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengharapkan perbankan Indonesia dapat memberikan bunga kredit yang rendah seperti bank di negara ASEAN lainnya untuk mendorong perekonomian di Tanah Air.

"Bunga kredit sebesar di atas 10% itu terlalu tinggi," kata Saleh, usai acara CEO Forum Kompas 100, kemarin.

Lanjutnya, perbankan Indonesia dapat memberikan bunga kredit single digit karena likuiditas yang sedang ekses sehingga biaya dana atau cost of fund lebih rendah karena tidak membayar bunga simpanan yang tinggi.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) per September 2015 tingkat bunga kredit perbankan mengalami penurunan menjadi 12,91% dibandingkan posisi per Agustus 2015 sebesar 12,92% .

Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka 1, 3, 6, dan 12 bulan pada September 2015 masing-masing tercatat sebesar 7,61%, 7,94%, 8,56%, dan 8,50%. Tingkat bunga tersebut lebih rendah dibandingkan  Agustus 2015 yang masing-masing 7,65%, 8,06%, 8,64%, dan 8,58%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×