Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan
JAKARTA. Sudah hampir setengah tahun Rizal Ramli menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya.
Namun, selama itu, Rizal mengaku tidak pernah bisa berkoordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dalam mengambil kebijakan terutama isu Freeport.
"Tidak ada koordinasi Menteri ESDM kan dari dulu enggak pernah koordinasi sama saya," ujar Rizal di kantor BPPT Gedung II, Jakarta, Kamis (18/2/2016).
Rizal pun mengaku heran dengan sikap Sudirman. Pasalnya selama bekerja, seharusnya Sudirman melaporkan kepadanya sebagai lembaga yang membawahi Kementerian ESDM.
"Dia (Sudirman) koordinasi sama siapa juga enggak jelas," ungkap Rizal.
Rizal pun menyayangkan banyak sikap Kementerian ESDM yang lemah terhadap Freeport. Hal itu memudahkan Freeport untuk tetap beroperasi dan mengekspor bahan mineral tanpa ada nilai tambah untuk negara.
"Pada dasarnya, kok, begitu mudah dipojokkan oleh Freeport," ungkap Rizal.
Sebelumnya, diketahui PT Freeport Indonesia sampai saat ini juga belum menyelesaikan pabrik pengolahan dan pemurnian bahan mineral. Kementerian ESDM pun telah meminta uang jaminan tambahan sebagai komitmen membangun smelter yang berada di wilayah PT Petrokimia Gresik. (Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













