kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Merek Asal China BAIC Ikut Ramaikan Pasar Otomotif Indonesia


Selasa, 02 April 2024 / 20:52 WIB
Merek Asal China BAIC Ikut Ramaikan Pasar Otomotif Indonesia
ILUSTRASI. Beijing Automotive Group Co. Ltd melalui merek BAIC dipastikan akan segera masuk ke pasar otomotif Indonesia. REUTERS/Thomas Peter


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Beijing Automotive Group Co. Ltd melalui merek BAIC dipastikan akan segera masuk ke pasar otomotif Indonesia. Pabrikan asal China ini menggandeng PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) untuk memasarkan produknya di Tanah Air.

Terdapat dua model SUV berbasis Internal Combustion Engine (ICE) yang hendak dipasarkan BAIC di Indonesia, yaitu BAIC BJ-40 dan BAIC X55-II. 

Head of PR & Sales Training JIO Distribusi Indonesia Fedy Dwi Parileksono mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan peluncuran perdana sekaligus perkenalan merek BAIC ke pasar Indonesia. 

Baca Juga: Kinerja Ekspor Kuat, PMI Manufaktur China Melesat

JDI juga sudah melakukan pemesanan unit-unit awal kepada pihak prinsipal BAIC yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan peluncuran produk, perkenalan kepada media massa, dan pengurusan izin ke pemerintah. "Status semua model BAIC saat ini masih impor utuh, alias CBU (completely built up)," ujar Fedy, Selasa (2/4).

Selain itu, BAIC juga sedang dalam pembicaraan intensif dengan pihak prinsipal terkait persetujuan penjualan mobil listrik di Indonesia. Tidak hanya itu, BAIC juga sedang melakukan pembicaraan tahap awal untuk melakukan produksi mobil listrik secara lokal pada masa mendatang. 

"Kami sudah mengerucutkan pilihan pada dua tempat produksi untuk melakukan proses manufaktur lokal dan sekarang sedang tahap finalisasi," ungkap Fedy, Selasa (2/4).

Asal tahu saja, dua calon tempat produksi mobil listrik BAIC yang dimaksud adalah fasilitas milik Gaya Motor dan Handal Indonesia Motor.

Baca Juga: WTO: China Gugat Kebijakan Tax Credit AS untuk Kendaraan Listrik & Energi Terbarukan

Lantaran BAIC masih dalam proses penjajakan penjualan mobil listrik ke Indonesia, pabrikan ini belum memanfaatkan program insentif impor mobil listrik CBU dari pemerintah yang diatur dalam Peraturan Menteri Investasi (Permeninves) No. 6 Tahun 2023.

Yang terang, BAIC dan JDI tentu optimistis dapat bersaing dengan para kompetitor lainnya, terutama dengan sesama merek China, ketika benar-benar masuk ke segmen mobil listrik.

Sekadar catatan, Beijing Automotive Group sudah berdiri di China sejak tahun 1958, dengan markas besar berada di kota Beijing. BAIC sendiri merupakan salah satu merk kendaraan bermotor yang berada di bawah naungan Beijing Automotive Group dan hingga saat ini merupakan produsen kendaraan bermotor terbesar kelima di Negeri Tirai Bambu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×