kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Merpati janji alihkan penumpang yang gagal terbang


Senin, 03 Februari 2014 / 12:31 WIB
Merpati janji alihkan penumpang yang gagal terbang
ILUSTRASI. Petugas memeriksa unit pengisian daya kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) The Apurva Kempinski Bali, Badung, Bali, Selasa (30/8/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Maskapai penerbangan Merpati Nusantara menyatakan penumpang yang mengalami pembatalan akibat restrukturisasi rute yang dilakukan maskapai tersebut akan dialihkan dengan menggunakan penerbangan swasta lainnya.

"Kepada para penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan, Merpati memberikan penjelasan bahwa para penumpang akan dialihkan dengan menggunakan penerbangan swasta nasional di masing-masing kota tersebut ke kota tujuan sesuai tiketnya," kata Direktur Niaga Merpati Irvan Harijanto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (3/2).

Irvan memaparkan, untuk memudahkan pelaksanaannya, maka para penumpang diminta memberikan kode booking melalui nomor call Merpati 0804 1 621 621. Selanjutnya, masing-masing penumpang akan dihubungi kembali oleh petugas Merpati.

Selain pengalihan ke penerbangan nasional swasta lain, Irvan Harijanto menambahkan, bagi penumpang yang akan melakukan proses pengembalian uang, maka refund tersebut dapat dilakukan dalam waktu tiga puluh hari kalender sejak dilakukan pembatalan penerbangan.

"Atas terganggunya pelayanan sementara yang terjadi dibeberapa bandara, maka manajemen Merpati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," katanya. (Erlangga Djumena)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×