kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Mitra Energi Persada (KOPI) berencana kembangkan bisnis PLTG


Rabu, 19 Juni 2019 / 20:21 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) berencana kembangkan bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Adapun MEP akan fokus berinvestasi pada mesin pembangkit listrik.

"PLTG itu mungkin tidak ambil dari existing hulu yang kami miliki karena cukup jauh," kata Direktur Utama Mitra Energi Persada Ivo Wongkaren, Rabu (19/6).

Ia menambahkan, kemungkinan besar mereka akan bekerjasama dengan BUMD setempat. Musi Banyuasin memang wilayah penghasil gas dan minyak yang cukup besar.

Ivo bilang, terkait skema usahanya masih dirundingkan agar mencapai harga terbaik. Mengingat, harga listrik tidak bisa terlalu mahal karena patokan masyarakat adalah PLN. Akan tetapi yang jelas, MEP akan memanfaatkan kemitraannya dengan Shizuoka, perusahaan asal Jepang, untuk transfer teknologi di mesin PLTG.

Kapasitas yang diincar dari pengembangan PLTG ini adalah 7,5 MW hingga 20 MW. Saat ini, perkembangannya masih dalam tahap feastibility study. Jika proses ini berjalan lancar hingga akhir tahun, proyek PLTG bisa direalisasikan di kuartal III atau IV tahun 2020.

Dari anggaran yang disiapkan perusahaan yang sebesar US$ 20 juta, sebagian besar digunakan untuk pengembangan PLTG. " Sebesar US$ 1 juta untuk CNG sementara sisanya untuk PLTG," kata Ivo dalam kesempatan yang sama. Adapun pendanaan belanja modal tersebut 70% berasal internal perusahaan, sementara 30% lainnya pinjaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×