kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Mitsubishi incar pengelolaan Pelabuhan Patimban


Minggu, 15 Januari 2017 / 21:27 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah masih belum menunjuk perusahaan swasta Jepang yang menjadi pemenang tender operator Pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat. Nantinya perusahaan swasta Jepang yang menang akan kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia II dalam mengoperasikan pelabuhan yang bakal menggantikan Pelabuhan Cilamaya tersebut.

Pemerintah melibatkan swasta Jepang dalam konsorsium operator Pelabuhan Patimban karena 79% dari dana pembangunan sebesar Rp 43,22 triliun berasal dari Jepang. "Masih kami rundingkan. Kami juga kepingin segera selesai," kata Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan usai konferensi pers Japan-Indonesia Business Dialogue di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (15/1).

Luhut mengatakan, salah satu perusahaan swasta Jepang yang ikut tender operator Patimban adalah Mitsubishi.  Sedangkan perusahaan pelayaran Jepang, Nippon Yusen Kaisha (NYK) Line, belum diketahui ikut dalam tender.

Selain perusahaan Jepang, pemerintah turut mendorong perusahaan swasta untuk ikut menjadi operator Pelabungan Patimban. "Jangan semua BUMN dong. Kalau bisa ada swasta," kata Luhut.

Namun pemerintah belum menunjuk perusahaan swasta dalam negeri yang akan menjadi operator Pelabuhan Patimban. "Belum tahu," kata Luhut.

Luhut pun mengaku tidak mengetahui keikutsertaan perusahaan dalam negeri yang dikabarkan ikut dalam tender operator, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. "Tidak ada nama Saratoga, saya belum lihat nama itu," kata Luhut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×