kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Mitsubishi incar pengelolaan Pelabuhan Patimban


Minggu, 15 Januari 2017 / 21:27 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah masih belum menunjuk perusahaan swasta Jepang yang menjadi pemenang tender operator Pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat. Nantinya perusahaan swasta Jepang yang menang akan kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia II dalam mengoperasikan pelabuhan yang bakal menggantikan Pelabuhan Cilamaya tersebut.

Pemerintah melibatkan swasta Jepang dalam konsorsium operator Pelabuhan Patimban karena 79% dari dana pembangunan sebesar Rp 43,22 triliun berasal dari Jepang. "Masih kami rundingkan. Kami juga kepingin segera selesai," kata Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan usai konferensi pers Japan-Indonesia Business Dialogue di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (15/1).

Luhut mengatakan, salah satu perusahaan swasta Jepang yang ikut tender operator Patimban adalah Mitsubishi.  Sedangkan perusahaan pelayaran Jepang, Nippon Yusen Kaisha (NYK) Line, belum diketahui ikut dalam tender.

Selain perusahaan Jepang, pemerintah turut mendorong perusahaan swasta untuk ikut menjadi operator Pelabungan Patimban. "Jangan semua BUMN dong. Kalau bisa ada swasta," kata Luhut.

Namun pemerintah belum menunjuk perusahaan swasta dalam negeri yang akan menjadi operator Pelabuhan Patimban. "Belum tahu," kata Luhut.

Luhut pun mengaku tidak mengetahui keikutsertaan perusahaan dalam negeri yang dikabarkan ikut dalam tender operator, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. "Tidak ada nama Saratoga, saya belum lihat nama itu," kata Luhut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×