Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mulai mengoptimalkan tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz secara bertahap untuk memperkuat jaringan 5G. Pemanfaatan kedua spektrum tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas jaringan, tetapi juga memperluas jangkauan layanan 5G di Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi XLSMART dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus mendukung agenda pemerintah untuk memperluas konektivitas digital nasional.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys mengatakan tambahan spektrum tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jaringan, tetapi juga memperluas manfaat konektivitas digital kepada masyarakat.
“Keberhasilan 5G bukan hanya diukur dari berapa banyak kota atau BTS yang terhubung, tetapi dari seberapa besar konektivitas yang lebih baik dapat membuka kesempatan bagi masyarakat,” ujar Merza dalam keterangan resmi, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga: Prabowo Targetkan Lifting Minyak Tahun 2027 Mencapai 610.000 Barel per Hari
Menurut Merza, ketersediaan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz memberikan ruang bagi industri telekomunikasi untuk mempercepat pemerataan konektivitas sekaligus mengembangkan ekosistem 5G nasional.
Spektrum 700 MHz memiliki karakteristik jangkauan yang lebih luas dan penetrasi sinyal yang lebih baik. Sementara itu, spektrum 2,6 GHz menawarkan kapasitas yang lebih besar untuk mengakomodasi kebutuhan data tinggi di wilayah dengan aktivitas digital yang padat.
Karakteristik kedua spektrum tersebut saling melengkapi. Kombinasi 700 MHz dan 2,6 GHz diharapkan dapat mendukung pengembangan jaringan 5G dengan cakupan yang lebih luas sekaligus kapasitas yang lebih kuat.
Hingga semester I-2026, jaringan 5G EXCL telah tersedia di 52 kota dengan dukungan sekitar 15.000 BTS 5G. Cakupan populasi layanan 5G EXCL secara nasional mencapai sekitar 23%.
Merza berharap pemanfaatan spektrum baru dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan sekaligus membuka ruang bagi perluasan layanan 5G secara bertahap ke lebih banyak wilayah.
Menurut XLSMART, pengembangan jaringan 5G juga memiliki potensi yang lebih luas dibandingkan sekadar meningkatkan akses internet. Teknologi tersebut dapat mendukung pemanfaatan layanan digital untuk pembelajaran, kesehatan, pemerintahan, hingga pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Industri Ritel Tahun 2027 Diproyeksi Tumbuh, Daya Beli Jadi Penentu Utama
Di sektor usaha dan industri, peningkatan kapasitas jaringan turut membuka peluang pemanfaatan teknologi seperti cloud, Internet of Things (IoT), kecerdasan artifisial (AI), otomasi, serta berbagai solusi digital lainnya.
Meski demikian, Merza menyebut perluasan jaringan dan ketersediaan spektrum baru merupakan salah satu bagian dari proses pengembangan 5G. Adopsi teknologi juga membutuhkan dukungan perangkat yang terjangkau dan beragam serta pengembangan use case yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
Karena itu, fase pengembangan selanjutnya perlu diarahkan tidak hanya pada perluasan cakupan jaringan, tetapi juga peningkatan pemanfaatan teknologi 5G. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi semakin penting.
“Fase berikutnya bukan lagi hanya tentang seberapa luas 5G tersedia, tetapi seberapa besar teknologi ini dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Merza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
