kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Moda transportasi dilarang beroperasi selama mudik, ini tanggapan pengamat


Kamis, 08 April 2021 / 23:49 WIB
ILUSTRASI. Suasana sepi penumpang tampak terlihat di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung,


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah mengeluarkan peraturan Menteri Perhubungan PM Nomor 13 tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Dalam aturan tersebut pemerintah pastikan tidak ada moda transportasi angkutan mudik lebaran yang beroperasi selama masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021. Moda transportasi tersebut termasuk angkutan udara, laut dan darat.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengungkapkan larangan yang ditetapkan pada 6-17 Mei atau hampir setengah bulan akan berdampak sangat berat bagi transportasi angkutan udara.

Baca Juga: Mudik dilarang, ini sanksi bagi angkutan darat yang lakukan perjalanan pada 6-17 Mei

Menurutnya, melarang adanya transportasi angkutan beroperasi tentunya biaya-biaya operasional akan terus berjalan. Terutama gaji karyawan yang harus terus berjalan, kemudian biaya untuk perawatan angkutan.

“Sehingga ini sangat berat pastinya bagi perusahaan transportasi angkutan udara. Walaupun tidak beroperasi, ongkos jalan terus termasuk biaya parkir pesawat, biaya pemeriksaan kesehatan pesawat,” kata Alvin kepada Kontan.co.id, Kamis (8/3).

Namun, ia juga memperkirakan akan terjadi lonjakan permintaan kebutuhan transportasi sebelum tanggal 6 Mei.

Hal ini lantaran para pekerja sudah mendapatkan THR sehingga akan ada lonjakan permintaan yang tinggi. Sayang ia belum memberikan detail berapa kenaikan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×