kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.977   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Arus Peti Kemas Jelang Lebaran Melonjak 37,5%, IPC Terminal Petikemas Siaga 24/7


Rabu, 18 Maret 2026 / 21:36 WIB
Arus Peti Kemas Jelang Lebaran Melonjak 37,5%, IPC Terminal Petikemas Siaga 24/7
ILUSTRASI. Kegiatan Bongkar Muat Peti Kemas di Terminal Petikemas Surabaya. (Dok. Pelindo/Pelindo)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memastikan operasional terminal berjalan penuh selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (24/7) di seluruh terminal.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan arus peti kemas menjelang Idul Fitri sekaligus mendukung kebijakan pembatasan angkutan barang selama periode mudik.

Peningkatan aktivitas logistik nasional mulai terlihat signifikan, terutama di segmen domestik yang memasuki pekan ketiga Ramadan.

Baca Juga: Tumbuh 13,2%, IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs pada 2025

Di Terminal Petikemas 2 (TP2) Domestik, lonjakan aktivitas tercatat mencapai sekitar 37,5% dibandingkan minggu sebelumnya.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya throughput dan frekuensi kunjungan kapal, yang turut memengaruhi tingkat kepadatan lapangan penumpukan atau Yard Occupancy Ratio (YOR).

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menegaskan lonjakan tersebut telah diantisipasi dengan penguatan sistem operasional.

“Kami memastikan layanan bongkar muat tetap berjalan optimal selama 24/7 dengan dukungan monitoring intensif serta kesiapan personel di seluruh lini,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Untuk menjaga kelancaran arus logistik dan mencegah kepadatan di pelabuhan, IPC TPK menerapkan sejumlah langkah mitigasi.

Baca Juga: IPC TPK Panjang Catat Pertumbuhan Trafik 27,69% hingga September 2025

Di antaranya optimalisasi layanan gate pass, pemanfaatan lapangan penumpukan Lini 2 sebagai buffer bagi Lini 1, serta kerja sama dengan depo petikemas di sekitar Tanjung Priok.

Perusahaan juga memperkuat manajemen lalu lintas dan pengawasan keselamatan dengan menempatkan petugas Port Facility Security Officer (PFSO) di titik rawan antrean.

Seiring rencana pembatasan angkutan barang pada 13–29 Maret, IPC TPK memproyeksikan adanya percepatan aktivitas pengambilan peti kemas oleh pelanggan sebelum periode tersebut dimulai.

Karena itu, pengguna jasa diimbau untuk segera menarik peti kemas dan memindahkannya ke depo di sekitar Jakarta Utara guna menghindari penumpukan pasca-Lebaran.

Baca Juga: IPC Terminal Petikemas Perkuat Operasional dan Layanan, Siapkan Roadmap 2026-2030

“Percepatan delivery sebelum masa pembatasan menjadi kunci menjaga kelancaran rantai pasok,” kata Pramestie.

Selain itu, IPC TPK terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), instansi terkait, serta perusahaan pelayaran untuk memastikan sinkronisasi jadwal kedatangan kapal dan kelancaran distribusi peti kemas di seluruh terminal.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/03/18/184614526/lonjakan-peti-kemas-tembus-375-persen-jelang-lebaran-ipc-tpk-siaga-24-7.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×