kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Otonomi Daerah Sokong Kebangkitan Industri Properti


Rabu, 19 Mei 2010 / 07:28 WIB


Reporter: Nadia Citra Surya |

JAKARTA. Otonomi daerah menjadi salah satu pendorong utama bangkitnya industri properti di daerah-daerah.

"Sektor properti mulai bangkit, meski belum semuanya bisa merealisasikan dalam wujud pengembangan proyek-proyek dalam skala besar," kata Research and Analyst Manager Coldwell Banker Commercial Indonesia, Dwi Novita Yeni.

Berdasarkan riset Coldwell Banker Commercial, permintaan akan ruang perkantoran bakal meningkat 100% tahun 2011 mendatang. Tingkat hunian pun diperkirakan akan mencapai level 88,52% tahun depan. Pada kuartal I 2010, okupansi rata-rata ruang perkantoraan di Jakarta berkisar 87,57%.

Sejumlah kota di luar Jakarta yang kini mulai dibidik pengembang untuk pembangunan perkantoran. Misalnya saja di Tangerang, Surabaya, Medan, dan Pekanbaru.

Misalnya saja, perkembangan pasar office properti di wilayah Tangerang rupanya juga didorong oleh aturan Pemerintah Daerah yang mengharuskan setiap perusahaan yang memiliki aktifitas bisnis di wilayah tersebut untuk memiliki kantor yang berada di Tangerang.

"Makanya ada sebuah pengembang yang kini tengah menyiapkan gedung perkantoran dengan 23 lantai di Tangerang," kata Laily Syamsiar, Bussines Developmen Manager dari lemba riset properti Coldwell Banker Commercial Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×