kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.813   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pabrik amurea Pupuk Indonesia rampung 2018


Minggu, 06 Agustus 2017 / 18:30 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana memastikan Pabrik Amurea 2 di Gresik akan rampung di awal tahun 2018 nanti. Saat ini pembangunan sudah berjalan sekitar 80%.

"Amurea 2 ini akan menambah kapasitas produksi kami guna mengamankan kebutuhan pupuk untuk sektor tanaman pangan di Jawa Timur," terang Wijaya kepada KONTAN, Minggu (6/8). Pabrik tersebut berkapasitas terpasang 575.000 ton urea per tahun dan amonia 660.000 ton per tahun.

Dana pembangunan pupuk ini diambil dari belanja modal perusahaan tahun ini, Rp 6 triliun - Rp 7 triliun. Perusahaan menyisihkan Rp 2,5 triliun untuk pabrik Amurea 2 dan beberapa fasilitas di Gresik seperti pabrik NPK dan pembangkit listrik.

Selain memperbesar produksi, tujuan dari pembangunan pabrik baru juga langkah efisiensi konsumsi bahan baku gas. Dimana pabrik baru akan memiliki teknologi yang lebih optimal dalam memproduksi pupuk.

Saat ini harga gas untuk PT Pupuk Indonesia terbilang murah ketimbang industri lainnya, berkat dari insentif gas oleh pemerintah. "Gas untuk industri pupuk rata-rata saat ini USD 6 per mmbtu," kata Wijaya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×