kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pabrik biodiesel SSMS beroperasi mulai 2017


Jumat, 04 Maret 2016 / 19:31 WIB
Pabrik biodiesel SSMS beroperasi mulai 2017


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Mandatori pencampuran biodiesel dalam bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 20% atau B20 menarik minat PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) terjun ke bisnis biodiesel. Perusahaan kelapa sawit ini memastikan pabrik biodiesel yang sedang dibangun bisa beroperasi pertengahan tahun 2017.

Direktur Utama SSMS Rimbun Situmorang menjelaskan, pembangunan pabrik sudah berjalan sejak tahun 2015. Kalau tidak ada aral melintang, pembangunan bisa memakan waktu dua tahun.

Pabrik tersebut akan berkapasitas produksi 1.000 ton biodiesel per hari serta 2.500 ton olein per hari. Lokasinya sama dengan pabrik kelapa sawit (PKS) milik perusahaan yang sudah lebih dulu beroperasi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Namun, rupanya SSMS belum menentukan komposisi penjualan biodiesel produksinya. "Komposisi lokal dan ekspor berdasarkan pasar tahun 2017. Kami mengincar ekspor, tapi kalau pasar lokal bagus kenapa tidak," ujar Rimbun di Jakarta, Jumat (4/3).

Estimasinya, investasi untuk pembangunan pabrik biodiesel dan refinery mencapai US$ 60 juta. SSMS tidak sendirian membangun pabrik tersebut. Perusahaan hanya  mengempit saham sebesar 18,6%. Sisanya milik induk usaha yaitu PT Citra Borneo Indah.

Per akhir tahun lalu, SSMS memiliki lahan seluas 99.618 hektare (ha), di mana 66.683 ha di antaranya sudah tertanam. Lokasi kebun seluruhnya di Kalimantan Tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×