kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.913   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.094   -27,85   -0,45%
  • KOMPAS100 789   -4,26   -0,54%
  • LQ45 604   -3,99   -0,66%
  • ISSI 211   -0,36   -0,17%
  • IDX30 335   -2,63   -0,78%
  • IDXHIDIV20 426   -0,80   -0,19%
  • IDX80 90   -0,51   -0,56%
  • IDXV30 115   0,17   0,14%
  • IDXQ30 109   -0,45   -0,41%

Pakar: Holding energi untungkan PGN & Pertamina


Minggu, 12 Juni 2016 / 12:03 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Holding energi akan membawa keuntungan bagi PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Di antaranya, akan mendapat akses langsung ke sumber gas yang dimiliki PT Pertamina (Persero).

Demikian disampaikan pakar bidang ketahanan energi dan pengajar geoekonomi pada Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Dirgo D. Purbo.

“PGN sebagai perusahaan yang posisinya sebagai distributor gas akan mendapatkan akses langsung dengan sumber energi dan ini tentu memberikan suatu advantage, dan akan memberikan dampak positif dalam hal biaya operasional,” kata Dirgo, akhir pekan lalu.

Holding energi tidak hanya memberikan keuntungan bagi PGN, perusahaan publik yang 57% sahamnya dimiliki negara. Selain itu, holding juga akan menjadikan operasional Pertamina dan PGN menjadi lebih efektif dan efisien. Hal ini akan berdampak positif terhadap biaya operasional, yang akan berkurang secara korporat.

Dengan demikian, biaya operasional akan jauh lebih murah. Besarnya biaya yang terpangkas dengan adanya integrasi operasional antara Pertamina dan PGN tersebut, lanjut Dirgo, bisa mencapai 30%.

Menurut Dirgo, peningkatan efektivitas dan efisiensi terjadi, karena Pertamina dan PGN memiliki aset operasional yang sama. Sebut saja fasilitas operasi, perlengkapan, hingga sistem kontrol. Penggabungan aset operasional tersebut akan mengurangi faktor gangguan pasokan dari sumber energi, dalam hal ini Pertamina di hulu dan PGN di hilir, yang dioperasikan dalam satu manajemen.

Tak kalah penting, penggabungan PGN ke Pertamina juga akan memberikan dampak positif terhadap ketahanan energi nasional. Pasalnya, lanjut Dirgo, karena holding bisa memperkuat sektor minyak dan gas nasional.

"Langkah strategis inilah yang memperkuat posisi industri migas secara vertikal. Integrasi merupakan kekuatan fundamental dari industri migas," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×