kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.925   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.001   -8,92   -0,15%
  • KOMPAS100 771   -2,61   -0,34%
  • LQ45 590   -1,91   -0,32%
  • ISSI 209   0,49   0,23%
  • IDX30 328   -0,56   -0,17%
  • IDXHIDIV20 420   0,97   0,23%
  • IDX80 88   -0,26   -0,30%
  • IDXV30 114   0,32   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,06   -0,06%

Kopi Kenangan Raup Pendapatan Bruto Rp 3,7 Triliun Selama Setahun


Jumat, 02 Oktober 2026 / 09:56 WIB
Kopi Kenangan Raup Pendapatan Bruto Rp 3,7 Triliun Selama Setahun
ILUSTRASI. Kopi Kenangan mencatatkan pendapatan bruto sebesar Rp 3,7 triliun selama periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026 atau selama setahun. (Dok/Kopi Kenangan)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan jaringan kedai kopi, Kopi Kenangan mencatatkan pendapatan bruto sebesar Rp 3,7 triliun selama periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026 atau selama setahun.

Kinerja ini mencakup kontribusi PT Bumi Berkah Boga (PT BBB), yang mengoperasikan bisnis Kopi Kenangan, serta PT Bumi Cipta Rasa (PT BCR), yang menaungi bisnis produk ready-to-drink (RTD).

Group CEO & Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata menjelaskan, selama periode tersebut perusahaan memiliki total 1.273 gerai di 218 kota di Indonesia. Seiring dengan itu, Kopi Kenangan disebut telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi sekitar 9.000 karyawan.

Baca Juga: Indeks Manufaktur Indonesia Naik, Mengapa Indeks Kepercayaan Industri Justru Turun?

Adapun aktivitas bisnis perusahaan juga mendukung lebih dari 145 pemasok lokal, dengan total belanja kepada pemasok utama mencapai lebih dari Rp 519 miliar. Kopi Kenangan juga menghasilkan pembayaran pajak lebih dari Rp 372 miliar.

Edward menjelaskan, dengan ekspansi jaringan yang terus dijalankan, Kopi Kenangan kini mencatatkan penjualan lebih dari 530 ribu gelas kopi per hari dan melayani jutaan pelanggan setiap minggunya.

"Skala bisnis ini turut menggerakkan ekosistem industri kopi dan gula aren nasional, mulai dari pemasok bahan baku hingga berbagai pelaku usaha yang menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Realisasi Rumah Himperra Baru 47,5%, SLIK hingga Lahan Jadi Kendala

Edward melanjutkan, seiring pertumbuhan bisnis, perusahaan berkomitmen terus menjaga kualitas kopi dengan harga terjangkau, serta menciptakan dampak ekonomi yang positif melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan talenta lokal.

Ke depan, Kopi Kenangan akan terus memperluas jangkauan bisnis secara terukur dengan mengedepankan pertumbuhan yang berkelanjutan. 

"Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional sekaligus mendukung penguatan ekosistem kopi Indonesia," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×