kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.914   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.254   -44,76   -0,71%
  • KOMPAS100 815   -3,93   -0,48%
  • LQ45 622   -1,15   -0,18%
  • ISSI 216   -2,56   -1,17%
  • IDX30 345   -0,51   -0,15%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,34   -0,36%
  • IDXV30 117   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 111   -0,08   -0,07%

Pameran IMMFC Perkuat Rantai Pasok Furnitur Indonesia


Jumat, 25 September 2026 / 13:54 WIB
Pameran IMMFC Perkuat Rantai Pasok Furnitur Indonesia
ILUSTRASI. Pembukaan Ipameran ndonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect (IMMFC) di NICE, PIK 2, pada Kamis (24/9/2026)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nine Koeln Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) dan co-organiser IFFINA+ powered by imm cologne menggelar Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect (IMMFC) di NICE, PIK 2, selama 24–27 September 2026.  Pameran ini diikuti lebih dari 500 exhibitor.

Rangkaian IMMFC terdiri dari Interzum Jakarta, International Hardware Fair Indonesia (IHF Indonesia), dan IFFINA yang memperkuat ekosistem industri furnitur Indonesia dengan mempertemukan pelaku usaha dan rantai pasok, dari material dan komponen hingga produk furnitur jadi, dalam satu platform B2B.

Sedangkan FMAC WOODMAC yang juga menjadi bagian dari IMMFC  diselenggarakan di JIExpo Kemayoran pada 23-26 September 2026.

Ketiga pameran ini menargetkan sekitar 15.000 pengunjung. Secara bersama-sama, ketiganya membentuk rantai nilai furnitur yang saling terhubung dalam satu platform sourcing.

Baca Juga: JITEX 2026 Kantongi Potensi Transaksi dan Investasi Rp15,1 Triliun

“Melalui joint venture baru, Nine Koeln Indonesia, kami membangun platform terintegrasi yang menghubungkan rantai nilai furnitur, dari material hingga produk jadi. Tahun ini, fokus kami adalah memperkuat kualitas dan fondasi struktural untuk membangun relevansi regional dalam jangka panjang,” ujar Mathias Kuepper, Managing Director dan Regional President Asia-Pacific Koelnmesse Pte Ltd dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Interzum Jakarta dan IHF Indonesia 2026 merupakan edisi kedua.  IFFINA+ powered by imm cologne hadir dengan jadwal, venue, dan konsep baru, dengan memperluas fokus ke furnitur hospitality sebagai segmen pertumbuhan, selain residensial dan desain interior. 

Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Dedy Rochimat mengatakan, penguatan rantai pasok diperlukan agar industri furnitur nasional semakin kompetitif. Ia bilang, daya saing tidak hanya ditentukan produk jadi, tetapi juga kekuatan bahan baku, efisiensi industri, teknologi, desain, logistik, dan akses pasar.

Baca Juga: Kemenperin Bidik Ekspor Mamin Tembus US$ 83,08 Miliar pada 2029

“Daya saing industri furnitur tidak bisa dibangun sendiri-sendiri. Ketika bahan baku kuat, industri efisien, teknologi berkembang, desain baik, logistik kompetitif, dan akses pasar terbuka, produk furnitur Indonesia akan semakin mampu bersaing di pasar dunia,” ujar Dedy.

Rangkaian IMMFC mempertemukan seluruh rantai pasok furnitur dalam satu platform. interzum jakarta menghadirkan material dan komponen, IHF Indonesia melengkapi dengan hardware dan peralatan, sementara IFFINA+ powered by imm cologne menampilkan furnitur jadi dan produk interior.

Konsep ini memberi pengunjung akses langsung ke berbagai pemasok dan solusi, sekaligus membuka peluang sourcing, membandingkan produk, dan membangun relasi bisnis di sepanjang rantai nilai.

Selama empat hari, rangkaian pameran juga diperkuat program Business Matching, IFFINA+ Talks, Mobile Space, Experience Lab, 100+ Designers Club, serta DIY Class, DIY Fest, dan DIY Workshop. Berbagai program tersebut dirancang untuk memperluas jaringan, pertukaran pengetahuan, dan interaksi langsung antara pelaku industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×