Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran rutin masyarakat. Rerutama bagi pekerja dengan mobilitas tinggi.
Salah satu cara menekan pengeluaran tersebut adalah berbagi kendaraan ketika bepergian bersama teman atau rekan kerja. Penghematan bisa terjadi ketika beberapa penumpang memiliki rute yang berdekatan atau searah.
Dengan menggunakan satu kendaraan, biaya perjalanan dapat dibagi dibandingkan masing-masing penumpang memesan kendaraan secara terpisah.
Pola perjalanan bersama ini mulai diakomodasi sejumlah layanan transportasi daring. Grab Indonesia, misalnya, memiliki fitur Group Ride yang memungkinkan beberapa penumpang dengan titik jemput maupun tujuan berbeda berada dalam satu pemesanan.
Berdasarkan data internal Grab, sekitar 73,3% perjalanan Group Ride mencatatkan rata-rata penghematan ongkos sebesar 54,6% dibandingkan pemesanan secara terpisah. Besarnya penghematan berbeda bergantung pada rute dan jumlah penumpang.
Baca Juga: Permintaan Batubara Diproyeksi Naik pada Kuartal IV-2026, Harga Cenderung Menguat
Direktur Marketing Grab Indonesia Asep Haekal mengatakan, potensi penghematan terutama muncul ketika beberapa penumpang memiliki rute yang berdekatan atau searah.
"Dengan mengatur satu perjalanan bersama, Group Ride juga berpotensi membantu pengguna menghemat hingga 50% dibandingkan memesan perjalanan secara terpisah,” ujar Asep. pekan lalu.
Dalam satu pemesanan, perjalanan dapat diikuti hingga empat orang termasuk pembuat perjalanan atau host. Masing-masing penumpang dapat memasukkan titik jemput dan tujuan yang berbeda.
Ongkos perjalanan dapat dibayar seluruhnya oleh host, dibagi rata, maupun dibagi secara proporsional berdasarkan perjalanan masing-masing penumpang. Perhitungan proporsional mempertimbangkan antara lain jarak dan kondisi lalu lintas.
Sejak diluncurkan di Indonesia pada April 2026, jumlah perjalanan menggunakan Group Ride meningkat lebih dari 30 kali lipat dalam lima bulan. Penggunaannya paling banyak berasal dari Jakarta, disusul Bali, Bandung, dan Surabaya.
Hampir tujuh dari 10 perjalanan berlangsung pada hari kerja. Sementara sekitar 54% perjalanan dilakukan pada waktu pulang kantor atau setelah bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














