kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pelabuhan Tanjung Intan mulai garap bahan pangan


Minggu, 09 Oktober 2016 / 23:29 WIB
Pelabuhan Tanjung Intan mulai garap bahan pangan


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia III cabang Cilacap untuk pertama kalinya memulai proses bongkar muat bahan pangan berupa kedelai di Pelabuhan Tanjung Intan. Selama ini pelabuhan tersebut hanya menangani aktiivitas bongkar muat untuk jenis klinker dan batubara. Kapal MV Pac Schedar membawa 12.000 ton kedelai dari Amerika Selatan itu bersandar di dermaga III Pelabuhan Tanjung Intan.

”Kebutuhan masyarakat akan kedelai membuka peluang potensi pengiriman kedelai di wilayah Cilacap dan sekitarnya,” ujar Fariz Hariyoso, General Manager Pelindo III Tanjung Intan dalam keterangan tertulisnya, MInggu (9/10).

Ia memperkirakan dengan muatan yang diangkut, proses bongkar muar bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari. Setiap jamnya bisa diselesaikan 100 ton per jam, sehingga dalam sehari bisa dibongkar 3500 ton. Kata Fariz pihaknya akan berusaha melakukan bongkar muat diatas rata-rata.

Umar Halil, , Supervisor Bongkar Muat Pelindo III Tanjung Intan menambahkan setelah dari Cilacap, pasokan kedelai itu akan dilanjutkan ke Banyuwangi. Sebanyak 12.483,71 ton akan dibongkar di pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Tirmur.

Sejauh ini arus barang yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap masih didominasi oleh barang jenis curah kering. Batubara terctat sebagai komoditas utama. Sampai September kemarin, bongkar muat batu bara di Pelabuhan Tanjung Intan mencapai 1.429.649 Ton dan disusul oleh klinker sebanyak 531.069 Ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×