kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Pemerintah Ancam Cabut Hak Lelang Bakrie Brothers di Pipa Kalija


Rabu, 25 November 2009 / 13:11 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Test Test

JAKARTA. Pemerintah memberi tenggat waktu kepada PT Bakrie and Brother Tbk (BNBR) hingga 2010 untuk menyelesaikan pipanisasi Kalimantan-Jawa (Kalija). Jika lewat waktu, Pemerintah akan mencabut hak BNBR sebagai pemenang lelang hak khusus pipanisasi Kalija.

"Kalau sampai 2010 tidak jalan, mungkin akan kita putus karena hak pemenang lelang itu kan ada batas waktunya," ujar Anggota Komite BPH Migas, Hanggono T Nugroho, Rabu (25/11).

Hanggono mengatakan, BNBR sejak April 2006 menjadi pemenang pembangunan pipanisasi Kalija. Namun, hingga saat ini pembangunan pipanisasi tersebut tak kunjung selesai. Bahkan, pembangunan pipa sepanjang 1.200 kilometer tersebut tidak menunjukkan kemajuan dan perkembangan.

Dia mengakui, pipanisasi Kalimantan Jawa terkendala belum pastinya pasokan gas ke pipa tersebut. Padahal, jalur pipa tersebut mampu mengalirkan gas hingga 1.000 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Ironisnya, hingga kini belum jelas siapa pembeli gas dari pipa tersebut. "Sejak 2006, memang Belum ada pembeli gas sebesar 1.000 mmscfd karena kebutuhan gas di Jawa tidak mencapai itu," imbuh Hanggono.

Sekadar catatan, BPH Migas menetapkan PT Bakrie & Brothers sebagai pemenang lelang hak khusus ruas transmisi gas Kalimantan Timur (Bontang) - Jawa (Semarang) pada 27 Juli 2006.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×