kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah bentuk tim untuk awasi ekspor mineral


Kamis, 16 Januari 2014 / 14:18 WIB
Pemerintah bentuk tim untuk awasi ekspor mineral
ILUSTRASI. Cara Save Dokumen PDF Langsung di Microsoft Word, Tak Perlu Aplikasi Tambahan


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah akan membentuk tim khusus mengawasi ekspor mineral. Tim khusus ini akan bekerja di berbagai lini, untuk mengawal kebijakan pemerintah agar dapat berjalan secara efektif.

Namun demikian, pemerintah masih memberikan izin ekspor pada produk olahan dengan kadar tertentu dan mendapatkan rekomendasi dari Direktur Jenderal atas nama Menteri ESDM.

“Produk olahan berupa konsentrat dengan kadar tertentu masih bisa diekspor, tetapi untuk dapat ekspor tadi si perusahaan tersebut harus sudah memulai pembangunan dan bukan hanya rencana, smelter untuk memurnikan konsentrat tersebut,” ujar Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo Kamis (16/1).

Selanjutnya untuk memonitoring pembangunan smelter tersebut, pemerintah membentuk tim yang melibatkan dua kementerian, Kementerian ESDM dan Perdagangan. “Kementerian ESDM dengan Kementerian Perdagangan membentuk tim khusus untuk memonitor perusahaan-perusahaan yang membangun smelter,” jelas Susilo

Susilo menambahkan perusahaan yang ingin ekspor harus menyerahkan bukti kesungguhan dalam bentuk US dollar di satu bank. Dalam hal ini perusahaan yang membangun smelter harus mempunyai skema rencana pembangunan.

"Mereka harus mempunyai milestone yang baik yang diawasi dengan baik setiap satu bulan, dan kalau mereka tidak membangun, stop semuanya, uangnya habis," papar Susilo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×