kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah bilang sudah dikecewakan Ford


Selasa, 09 Februari 2016 / 09:33 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menanggapi kepergian PT Ford Motor Indonesia (FMI), Kementerian Perindustrian menganggap ini tidak memberikan pengaruh apa-apa. FMI hanya menjadi agen penjual yang tidak membangun industri denganpenyerapan karyawan dalam jumlah besar.

I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (ILMATE) mengatakan, selama ini Ford hanya melakukan penjualan mobil CBU melalui perusahaan yang bernama FMI. Namun tidak terlihat ada rencana untuk membangun pabrik di sini.

“Pada awalnya mereka membentuk FMI, tujuannya agar nanti bisa seperti industri lain, dengan membangun pabrik atau lokalisasi. Namun, sampai saat ini, investasi tidak kunjung diberikan sejak tahun 2002, dan terus menerus mengambil dari Thailand,” ujar Putu, Jumat (5/2).

Putu melanjutkan, apa yang dilakukan pihak Ford tidak menguntungkan pihak Indoensia. Dan itu malah membuat sakit hati.

“Itu membuat kami sakit hati, enak saja mereka mengambil pasar di Indonesia tetapi tidak memiliki program lokalisasi sama sekali. Akhirnya kami juga diam-diam saja,” ujar Putu menjawab Otomania. (Ghulam Muhammad Nayazri)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×