kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Pemerintah Siapkan Talenta Kreatif Lewat Beasiswa Digital Talent 2026


Selasa, 14 April 2026 / 18:27 WIB
Pemerintah Siapkan Talenta Kreatif Lewat Beasiswa Digital Talent 2026
ILUSTRASI. Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif mulai mendorong penguatan talenta digital nasional melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial.(KONTAN/alya.fathinah)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif mulai mendorong penguatan talenta digital nasional melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Langkah ini diwujudkan lewat peluncuran program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pegiat ekonomi kreatif di bidang teknologi.

"Program Badan Ekraf Digital Talent dirancang untuk menjawab persoalan skill gap and talent gap sekaligus memastikan para peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi, termasuk AI," kata Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam pada Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Harga Plastik Melonjak, Bisnis AMDK dalam Tekanan Biaya Cukup Serius

BDT 2026 merupakan program pelatihan digital intensif dengan pendekatan multilevel.

Materi yang diberikan mencakup kemampuan teknis dan interpersonal berbasis kurikulum industri global.

Program ini juga disusun dalam format pembelajaran daring yang fleksibel, kemudian terdapat pembelajaran eksklusif secara luring.

“Melalui Program BDT 2026, kami ingin menjembatani kebutuhan industri dengan ketersediaan talenta digital yang kompeten,” ujar Neil.

Kolaborasi antara Kementerian Ekraf dan Dicoding Indonesia menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital.

Baca Juga: Pengusaha Beri Catatan Revisi Aturan DHE SDA, Soroti Penempatan Hingga Batas Konversi

Program ini mengusung tema Productivity with AI Bootcamp untuk mendorong pemanfaatan AI secara lebih luas.

Program ini akan membuka pendaftaran bagi 2.200 peserta dari berbagai latar belakang.

Peserta akan dibekali kemampuan praktis seperti penggunaan AI hingga teknik prompt engineering untuk efisiensi kerja dan produktivitas pada platform daring.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×