kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Pendapatan Pakuwon (PWON) Capai Rp 7,11 Triliun dan Laba Naik 14%, Ini Penopangnya


Senin, 30 Maret 2026 / 18:18 WIB
Pendapatan Pakuwon (PWON) Capai Rp 7,11 Triliun dan Laba Naik 14%, Ini Penopangnya
ILUSTRASI. Pusat Perbelanjaan Gandaria City - PWON (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pendapatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Merujuk siaran pers yang diterima pada Senin (30/3), perusahaan ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 7,11 triliun pada 2025, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 6,67 triliun.

Secara komposisi, sewa ritel memberikan kontribusi pendapatan sebesar 55%, diikuti oleh hotel dan serviced apartment sebesar 20%, sewa perkantoran sebesar 4%, penjualan kondominium sebesar 14%, penjualan rumah tapak sebesar 6%, dan penjualan perkantoran sebesar 1%.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Teknikal Saham LSIP, PWON, PGAS untuk Rabu (4/3)

Corporate Secretary PWON, Minarto Basuki, mengatakan pertumbuhan pendapatan juga ditopang oleh kontribusi pendapatan berulang. 

“Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih dimana di dukung oleh pendapatan berulang yang terdiri dari segmen pusat perbelanjaan ritel yang meningkat 14% dari Rp 3,43 triliun pada tahun sebelumnya, menjadi Rp 3,93 triliun,” ungkap Minarto, dalam keterangannya. 

Sementara itu, pendapatan sewa perkantoran tercatat sebesar Rp 273 miliar, turun 26% dari Rp 369 miliar pada tahun sebelumnya, dan pendapatan dari bisnis perhotelan mencapai Rp 1,42 triliun, meningkat 2% dari Rp 1,38 triliun pada tahun sebelumnya. 

Development revenue relatif stabil, dari Rp 1,48 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 1,49 triliun.

Dari sisi profitabilitas, “Laba kotor tercatat sebesar Rp 3,94 triliun, naik 5% dibandingkan Rp 3,77 triliun pada tahun sebelumnya, sementara mencatat EBITDA sebesar Rp 3,71 triliun, dimana meningkat 3% dari Rp 3,58 triliun pada tahun sebelumnya,” lanjutnya.

Adapun, kinerja laba bersih juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Laba bersih PWON mengalami pertumbuhan sebesar 14% dari Rp 2,42 triliun pada 2024 menjadi Rp 2,76 triliun di 2025.

“Mencerminkan disiplin eksekusi serta kemampuan perusahaan dalam terus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus membangun legacy jangka panjang,” tuturnya. 

Di sepanjang 2025, perusahaan ini tercatat membukukan marketing sales sebesar Rp 1,3 triliun, terutama berasal dari penjualan unit apartment di Pakuwon Mall Surabaya dan Pakuwon Residences Bekasi serta didukung oleh penjualan rumah tapak di Grand Pakuwon dan Pakuwon City township.

Baca Juga: Pakuwon Jati (PWON) Anggarkan Capex Rp 2,2 Triliun, Cek Strategi Pengembangan di 2026

Adapun, sekitar 63% dari total marketing sales PWON berasal dari program insentif PPNDTP yang dicanangkan pemerintah sejak kuartal IV-2023. Komposisi penjualan terdiri dari condominium dan office sebesar 62% serta landed houses sebesar 38%.

Dari sisi belanja modal, per telah merealisasikan belanja modal (capex) sebesar Rp 1,21 triliun, yang digunakan terutama untuk pembiayaan proyek konstruksi Superblok Pakuwon Mall Bekasi Pakuwon City Mall Surabaya tahap 3 dan Pakuwon Mall Surabaya tahap 5.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×