kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pendekar bodoh sudah memiliki 85 gerai D’Cost


Rabu, 25 Juli 2018 / 16:16 WIB
Pendekar bodoh sudah memiliki 85 gerai D’Cost
ILUSTRASI. Asuransi Jiwa untuk Pelanggan Restoran


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pendekar Bodoh masih terus mengembangkan gerai hidangan laut melalui D’cost. Saat ini, perusahaan sudah memiliki 85 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Segmen keluarga dan pekerja kantoran masih menjadi pangsa pasar terbesar.

David Vicent Marsudi, CEO PT Pendekar Bodoh menyampaikan bahwa saat ini D’cost sudah mengembangkan gerai D’cost Express hingga D’cost VIP. Untuk segmen gerai D’cost Express perusahaan mengenalkan gerai yang lebih compact untuk ekspansi ke spot di bandara.

“Express baru satu, tahun lalu kami masuk. Saat ini belum ada rencana tambah untuk Express,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (25/7).

Dari seluruh gerai yang dimiliki, Jabodetabek masih mencuil porsi yang paling besar dengan 54 gerai sedangkan sisanya menjangkau wilayah mulai dari Sumatera hingga Maluku.

“Penjualan kami merata, seperti disini weekdays itu bagus karena daerah perkantoran begitu weekend sepi orangnya sudah pindah ke Tangeran, Bekasi, Depok dan Bogor jadi memang pada saat peaknya berbeda,” lanjutnya.

Jumlah gerai terus akan ditambah oleh perusahaan untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, mulai dari akhir tahun lalu sudah mulai menjajal pasar di segmen lain termasuk bandara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×