kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Pengguna kartu elektronik di jalan tol capai 92%


Senin, 30 Oktober 2017 / 17:44 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan kartu elektronik di seluruh jalan tol pada 31 Oktober 2017 menjadi pendorong utama dari Gerakan Nasional Non tunai. Penetrasi elektronifikasi ini sudah mencapai 92% hingga 27 Oktober 2017.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, dari 92% pengguna kartu elektronik tersebut dengan rata-rata pengguna di setiap kluster yakni Jabodetabek sebesar 95%, Non Jabodetabek 88%, dan Luar Jawa (Belmera, Makassar, Bali) 77%.

Elektronifikasi jalan tol menjadi tumpuan untuk menggerakkan masyarakat ramai-ramai memanfaatkan transaksi non tunai. "Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol," ujarnya dalam Forum Merdeka Barat (FMB)9 dengan tema “Implementasi E-Toll, Mempermudah atau Mempersulit?” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di Galeri Nasional Indonesia di Jakarta, Senin (30/10).

Dengan kartu elektronik diharapkan membuat pengguna jalan tol aman, akurat, praktis dan lebih cepat. "Tapping dengan kartu kurang dari tiga detik kalau dengan tunai bisa lebih dari detik detik. Apalagi jika ada kembalian uang," jelas Herry. Dari sisi operator, bakal terjadi efisiensi dalam biaya operasi gerbang tol, cost handling, risiko uang palsu, dan tidak perlu menyiapkan uang kembalian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×