kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45887,26   -13,55   -1.50%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pengguna Kian Menggemuk, Smartfren (FREN) Sebut Potensi Pasar eSIM Masih Besar


Selasa, 16 April 2024 / 08:37 WIB
Pengguna Kian Menggemuk, Smartfren (FREN) Sebut Potensi Pasar eSIM Masih Besar
ILUSTRASI. pangsa pasar eSIM masih cukup besar dan sejalan dengan pertumbuhan pengguna eSIM Smartfren


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menilai pangsa pasar Embedded Subscriber Identity Module (eSIM) masih cukup besar. Ini sejalan dengan pertumbuhan pengguna eSIM Smartfren.

Direktur Utama Smartfren Merza Fachys menuturkan sejak diluncurkan pada 2020, perkembangan jumlah pengguna eSIM Smartfren terutama dalam dua tahun ke belakang cukup menjanjikan. 

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 300.000 pelanggan baru yang menggunakan layanan eSIM smartfren, dengan pertumbuhan sejak 2023 sudah mencapai puluhan ribu pelanggan per bulan.

"Minat pelanggan terhadap eSIM naik 233% dalam setahun, ditambah dengan semakin banyak perangkat yang mendukung maka potensi pasar eSIM sangat besar," ucap Merza kepada Kontan belum lama ini.

Baca Juga: Trafik Diramal Naik 15% Saat Lebaran, Smartfren Telecom (FREN) Siapkan Strategi Ini

Tak hanya itu, Merza bilang semakin banyaknya perangkat atau handset, termasuk yang berbasis Android yang mendukung fitur eSIM membuat potensi pasar eSIM masih sangat besar. 

"Ini akan banyak dipengaruhi juga dengan semakin terjangkaunya perangkat gawai yang mendukung eSIM serta meningkatnya awareness masyarakat terhadap teknologi-teknologi ramah lingkungan," katanya. 

Saat ini segmentasi pelanggan Smartfren masih fokus di pasar affluent user. Pelanggan yang sudah cukup melek teknologi dan m menggunakan perangkat yang mendukung teknologi eSIM.

"Tetapi ke depannya, Smartfren juga berencana untuk menggarap segmen yang lebih luas terutama dari segmen profesional dan pelajar, yang memiliki kebutuhan konektivitas yang fleksibel," ucap Merza. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×