kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.024   26,00   0,14%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Pengunjung pameran rumah murah membeludak


Sabtu, 06 September 2014 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang beraktivitas menggunakan masker di kota Beijing, China, Senin, 11 Januari 2021.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pengunjung Rumah Rakyat Expo pada Sabtu (6/9) hari keempat pameran, hingga pukul 12.30, membeludak hingga mencapai 7.600 orang.

Sejak pameran Pesta Rumah Rakyat dibuka oleh Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Rabu (3/9/2014) silam, hingga Jumat (5/9/2014), berhasil meraup jumlah kunjungan sebanyak 30.304 orang.

Padatnya pengunjung, memunculkan beberapa kasus kehilangan. "Ada 7 laporan kehilangan. Ada anak, kunci (kendaraan). Kebanyakan sih kunci," ujar petuga organisasi pameran, Ratih, di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.

Menurut pantauan Kompas.com, pengunjung berasal dari berbagai daerah sekitar Jakarta, antara lain Bekasi, Depok, Tangerang dan Bogor. Mereka mulai memadati Hall A sejak pukul 9.00 meski panitia belum membuka pintu utama.

Hingga pukul 13.20, pengunjung pameran terus bertambah. Pameran berlangsung sejak tanggal 3 hingga 7 September 2014. Pameran kali ini bertemakan Solusi Tempat tinggal Layak dan Terjangkau.

Sebanyak 89 peserta mengikuti pameran tersebut. Terdiri atas 77 pengembang, 8 perbankan, 4 mitra kerja lainnya, yakni Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum), PT Sarana Multi Finansial (SMF), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Keternagakerjaan, dan Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP).

Setelah Jakarta, Kementerian Perumaha Rakyat juga akan mengadakan pameran di Medan, Palembang, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Surabaya, Semarang, Bekasi, Tangerang dan Karawang. (Arimbi Ramadhiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×