kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Penjualan lahan komersial naik pesat, kinerja Puradelta Lestari (DMAS) melesat


Minggu, 03 November 2019 / 15:06 WIB

Penjualan lahan komersial naik pesat, kinerja Puradelta Lestari (DMAS) melesat
ILUSTRASI. Proyek pembangunan pabrik di kawasan industri terintegrasi PT Puradelta Lestari Tbk, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (14/9). Pendapatan dan laba bersih Puradelta Lestari (DMAS) naik tajam di kuartal III 2019.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS, anggota indeks Kompas100) membukukan pertumbuhan kinerja hingga kuartal III 2019. Pendapatan dan laba bersih emiten ini naik tajam.

Menilik laporan keuangan, pendapatan DMAS hingga kuartal III 2019 tercatat Rp 1,26 triliun. Pendapatan tersebut melejit 218,18% dari periode sama tahun lalu yang hanya Rp 396,09 miliar.

Sumber pendapatan terbesar dari penjualan lahan industri yang mencapai Rp 648,89 miliar. Namun, secara pertumbuhan, penjualan lahan komersial paling pesat yakni naik 934,76% menjadi Rp 598,82 miliar. Di periode sama tahun lalu penjualan lahan komersial DMAS hanya sebesar Rp 57,87 miliar.

Baca Juga: Emiten properti cetak kinerja ciamik, begini rekomendasi analis

Pendapatan DMAS juga berasal dari penjualan lahan perumahan sebesar Rp 11,87 miliar. Selain itu, dari pendapatan berulang yakni sewa senilai Rp 5,69 miliar dan hotel sebesar Rp 4,51 miliar.

Adapun laba bersih DMAS tumbuh 334,74% menjadi Rp 759,1 miliar di kuartal III 2019. Sebagai perbandingan, di periode sama tahun lalu laba bersih DMAS tercatat Rp 174,61 miliar.

Ricardo Arif Dharmawan, Investor Relations Manager DMAS menyebutkan, DMAS akan terus berupaya menangkap permintaan pasar. "Ke depan kami akan terus menangkap permintaan lahan industri yang ada, sembari area komersial dan hunian akan terus dikembangkan," ujarnya kepada  kontan.co.id, Rabu (30/10).

Tabungan lahan atau landbank yang masih dimiliki DMAS saat ini seluas 1.440 hektare (ha), termasuk sekitar 450 ha landbank untuk lahan industri.

Baca Juga: Dua emiten catat kinerja apik, analis sebut penjualan lahan industri lebih berisiko


Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Komarul Hidayat

Video Pilihan


Close [X]
×