Reporter: Zendy Pradana | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan tiket kereta cepat Whoosh yang dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan menjelang periode libur Lebaran 2026. Tren positif ini terlihat sejak awal periode angkutan Lebaran dengan meningkatnya jumlah pemesanan tiket untuk perjalanan pertengahan Maret 2026.
Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa penjualan tiket Whoosh pada awal periode angkutan Lebaran menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga saat ini, ribuan tiket telah dipesan masyarakat untuk perjalanan pada rentang waktu tertentu menjelang hari raya.
"Berdasarkan data sementara, tercatat 20.500 tiket telah terjual untuk keberangkatan pada periode 15 hingga 21 Maret 2026," ujar Eva saat dikonfirmasi Kontan, Jumat (13/3/2026).
Puncak Pemesanan Sementara Terjadi pada 18 Maret 2026
Dari data sementara tersebut, KCIC mencatat adanya satu tanggal yang menjadi favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta cepat Whoosh.
Baca Juga: Bahlil Buka Opsi Impor Minyak dari AS hingga Australia Jika Selat Hormuz Ditutup
Eva menuturkan bahwa tanggal 18 Maret 2026 menjadi hari dengan tingkat pemesanan tiket tertinggi untuk sementara waktu.
"Dari data tersebut, 18 Maret 2026 menjadi tanggal dengan jumlah pemesanan tertinggi sementara, dengan penjualan mencapai sekitar 4.809 tiket," kata Eva.
Meski demikian, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat. Hal ini seiring semakin dekatnya tanggal keberangkatan serta meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Proyeksi Penjualan Tiket Naik Hingga 25%
KCIC memproyeksikan penjualan tiket Whoosh pada masa angkutan Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, peningkatannya diperkirakan bisa mencapai seperempat dari total penjualan sebelumnya.
"Proyeksi kami meningkat, 25 persen. Karena kalau melihat volume penumpang secara keseluruhan juga sudah meningkat dibanding tahun lalu," kata dia.
Menurut Eva, angka penjualan saat ini masih bersifat sementara dan kemungkinan akan terus bertambah, terutama ketika mendekati hari H Lebaran 2026.
Perjalanan Singkat Jadi Pilihan Silaturahmi
KCIC juga melihat adanya pola perjalanan unik pada pengguna Whoosh selama momen Lebaran. Waktu tempuh yang singkat membuat kereta cepat ini menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan setelah melaksanakan ibadah.
Baca Juga: Kementerian ESDM Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah Mulai April 2026
"Karena mungkin perjalanan hanya 30 menit jadi banyak yang memilih shalat ied dulu baru silaturahmi menggunakan whoosh dan selebih nya lonjakan akan terus terjadi s.d masa liburan berakhir karena banyak yang wisata," beber Eva.
Dengan waktu tempuh sekitar 30 menit, Whoosh dinilai memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan cepat antarwilayah, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata selama masa liburan Lebaran.
KCIC Imbau Pemesanan Tiket Lebih Awal
Seiring meningkatnya minat masyarakat, KCIC mengimbau calon penumpang untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal. Hal ini penting agar penumpang dapat memperoleh jadwal perjalanan yang sesuai dengan rencana mudik atau liburan mereka.
KCIC menilai pemesanan lebih dini juga membantu masyarakat menghindari kehabisan tiket pada tanggal-tanggal favorit selama periode angkutan Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













