kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,15   -9,67   -1.07%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Penjualan Turun, Kerugian Martina Berto (MBTO) Membengkak pada Kuartal I-2024


Senin, 13 Mei 2024 / 15:14 WIB
Penjualan Turun, Kerugian Martina Berto (MBTO) Membengkak pada Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Komisaris Independen PT Martina Berto Tbk (MBTO) yang baru, Purba Sibarani (kanan) bersama jajaran Direksi dan Dewan Komisaris saat RUPSLB MBTO. Penjualan turun, kerugian Martina Berto (MBTO) membengkak di kuartal I-2024


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen kosmetik, PT Martina Berto Tbk (MBTO) membukukan kinerja negatif selama kuartal I-2024. Turunnya angka penjualan neto membuat MBTO harus menanggung kerugian pada periode tiga bulan pertama 2024. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Senin (13/5), penjualan neto MBTO menurun 5,01% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 106,79 miliar per kuartal I-2024, dibandingkan Rp 112,43 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Penurunan penjualan neto tersebut disebabkan oleh penurunan penjualan kosmetik.

Baca Juga: Martina Berto (MBTO) Optimistis Prospek Bisnis Kosmetik Masih Cerah Tahun Ini

Di mana, penjualan kosmetik menurun 43,21% yoy, dari semula Rp 103,11 miliar pada kuartal I-2023, menjadi Rp 58,54 miliar pada kuartal I-2024. 

Penjualan neto MBTO juga ditopang oleh penjualan jamu Rp 82,55 juta dan penjualan lain-lain senilai Rp 63,72 miliar. 

 

Total penjualan tersebut kemudian dikurangi diskon penjualan dan retur penjualan masing-masing senilai Rp 14,91 miliar dan Rp 646,63 juta. 

Beban pokok penjualan MBTO menurun 9,61% yoy menjadi Rp 66,66 miliar. Sehingga menghasilkan laba bruto naik 3,74%, dari semula Rp 38,67 miliar menjadi Rp 40,12 miliar. 

Baca Juga: Martina Berto (MBTO) Incar Penjualan Rp 525 Miliar pada Tahun 2024

Pada saat yang sama, beban penjualan dan pemasaran MBTO meningkat 26,72% yoy menjadi Rp 22,64 miliar. Sedangkan pada posisi yang sama tahun lalu, angkanya senilai Rp 17,86 miliar. 

Sedangkan untuk beban umum dan administrasi berhasil menyusut 15,88% yoy menjadi Rp 16,85 miliar. 

Per kuartal I-2024, rugi neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk MBTO mencapai Rp 2,28 miliar atau naik signifikan 420,31% yoy dari semula Rp 438 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×