kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Penyusunan Perpres Hampir Final, Bahlil Sebut BP BUMN di Bawah Kemenko Hilirisasi


Jumat, 16 Oktober 2026 / 16:07 WIB
Penyusunan Perpres Hampir Final, Bahlil Sebut BP BUMN di Bawah Kemenko Hilirisasi
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya M (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur struktur serta cakupan koordinasi kementerian baru. 

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan, Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) berpotensi kuat berada di bawah koordinasinya.

"Saya kasih bocoran saja. Itu kan nanti di Perpres, mungkin Perpres-nya sebentar lagi selesai. Tetapi yang tadi rapat dengan saya, itu adalah Pak BP BUMN, Kementerian Investasi, Insya Allah sudah hampir pasti di bawah koordinasi Kementerian Kemenko Hilirisasi," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga: Mendag: Kewajiban 30% Promosi UMKM di Department Store Tetap Berlaku

Selain itu, Bahlil juga memberi sinyal bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga berpeluang masuk ke dalam ekosistem Kemenko Hilirisasi. "Rasa-rasanya ya (Kemenperin di bawah Kemenko). Tapi itu baru feeling ya," tandasnya.

Sebelumnya, Bahlil menyampaikan, kementerian yang sudah pasti di bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi di antaranya Kementerian Investasi dan Hilirisasi serta Kementerian ESDM.

"Saya sedikit memberikan bocoran bahwa kemungkinan besar yang sudah pasti itu adalah ESDM sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi," terangnya.

Bahlil menegaskan, pembentukan Kemenko baru ini tidak akan membengkakkan anggaran operasional pemerintah. Ia memastikan operasional Kemenko Hilirisasi memanfaatkan anggaran dari Kementerian ESDM serta hanya menerima satu gaji. 

"Saya mengatakan bahwa dengan penambahan Menko baru ini bukan berarti kita harus melakukan pemberosan. Saya nggak mau, saya tipe saya bukan seperti itu," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×