Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Linktown resmi memindahkan kantor regional Surabaya Utara ke Surabaya Pusat pada 4 Februari 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan untuk memperkuat penetrasi pasar properti di Jawa Timur sekaligus meningkatkan kontribusi bisnis nasional.
Kantor Surabaya menjadi region ke-12 Linktown di Indonesia. Co-Founder Linktown, Juniarki Davin, mengatakan relokasi ini menempatkan pusat operasional di lokasi strategis, dekat pertumbuhan properti dan mitra pengembang. “Lokasi baru lebih mudah diakses dan berada di tengah dinamika pengembangan kawasan hunian dan bisnis,” ujar Juniarki dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026)
Sepanjang 2025, Linktown Surabaya mencatat pertumbuhan positif melalui Linktown Solutions. Memasuki 2026, kehadiran Linktown Expert diharapkan memperkuat daya saing dan memperluas pangsa pasar Surabaya dan sekitarnya.
Baca Juga: Linktown Berhasil Jual 1.800 Unit Properti Sepanjang 2025
Juniarki menilai potensi pasar properti di Surabaya cukup kuat, didukung populasi besar, pembangunan hunian berkelanjutan, daya beli stabil, dan pengembangan infrastruktur.
Strategi pemasaran Linktown tetap mengusung digital-first, berbasis kepercayaan dan solusi tepat sasaran, melalui konten edukatif dan sistem tindak lanjut yang disesuaikan karakter pasar Surabaya.
Saat ini, kantor Surabaya didukung 46 agen aktif yang diperkuat oleh Linktown Solutions dan Linktown Expert untuk memberikan layanan komprehensif bagi konsumen dan mitra pengembang.
Baca Juga: Free PPN DTP 2026 Dongkrak Penjualan Parkland Podomoro, Produk Rp 900 Jutaan Laris
Relokasi ini menargetkan penguatan penetrasi pasar Jatim, perluasan jaringan mitra, dan kontribusi bisnis yang lebih besar bagi perusahaan. Linktown Surabaya diproyeksikan menyumbang 15%–20% dari target pendapatan perusahaan yang ditargetkan Rp3,5 triliun pada 2026.
Selain Surabaya, Linktown berencana membuka kantor di Jawa Tengah dan memperkuat penetrasi di Bandung Raya, Bali, dan sekitarnya. Hingga akhir 2025, perusahaan telah bekerja sama dengan 187 pengembang, termasuk pengembang besar nasional, memperkuat posisinya sebagai ekosistem pemasaran properti berbasis teknologi.
Selanjutnya: Rebound Terbatas Jumat (6/2), Emas dan Perak Tetap Menuju Penurunan Mingguan
Menarik Dibaca: Promo Starbucks Terbatas: Diskon 55% Pakai BCA Cuma Hari Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













