kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Permintaan Meningkat, TransNusa Tambah Penerbangan Jakarta–Singapura


Senin, 12 Oktober 2026 / 20:12 WIB
Permintaan Meningkat, TransNusa Tambah Penerbangan Jakarta–Singapura
ILUSTRASI. Transnusa Pindahkan Seluruh Penerbangan Singapura ke Terminal 4 Changi Airport (Dok/PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa))


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  TransNusa melanjutkan strategi ekspansi bisnis pada semester II-2026. Selain menyiapkan penambahan armada,  maskapai penerbangan ini mengoptimalkan rute penerbangan internasional yang sudah beroperasi dengan meningkatkan frekuensi penerbangan.

Salah satunya penambahan frekuensi penerbangan rute Jakarta–Singapura menjadi empat kali sehari. Peningkatan ini melanjutkan ekspansi sebelumnya, ketika TransNusa menambah frekuensi dari dua menjadi tiga penerbangan per hari pada April 2026.

Group Chief Executive Officer TransNusa, Datuk Bernard Francis mengatakan, peningkatan frekuensi penerbangan tersebut sejalan dengan pertumbuhan permintaan penumpang, baik untuk perjalanan bisnis maupun wisata.

"Peningkatan frekuensi penerbangan menjadi empat kali sehari di rute Jakarta–Singapura cerminan semakin besarnya kepercayaan terhadap brand TransNusa," ujar Bernard dalam keterangannya, Senin (12/10).

Menurut Bernard, persetujuan penambahan frekuensi penerbangan dari Bandara Changi, Singapura, turut mendukung pengembangan jaringan internasional perusahaan.

Baca Juga: PHE Akuisisi Participating Interest Milik Eni di 3 Wilayah Kerja Kalimantan Timur

Langkah ini sekaligus menjadi realisasi dari strategi ekspansi TransNusa sejak pertengahan tahun. Pada Juli lalu, Bernard mengungkapkan,  tengah mengupayakan tambahan slot penerbangan di Bandara Changi agar frekuensi penerbangan Jakarta–Singapura dapat meningkat dari tiga menjadi lima kali sehari.

Menurutnya, strategi TransNusa pada semester II-2026 lebih diarahkan pada optimalisasi rute yang sudah beroperasi dibandingkan membuka banyak rute baru di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

"Kami tidak mau membuka banyak rute-rute baru dalam keadaan ekonomi yang tidak balance. Kita fokusnya tempat kita yang sudah terbang, kita akan meningkatkan frekuensinya," ujar Bernard.

Untuk menopang ekspansi tersebut, TransNusa juga menyiapkan penambahan armada. Perusahaan sebelumnya menargetkan kedatangan empat pesawat tambahan hingga akhir 2026 guna mendukung pertumbuhan kapasitas dan jaringan penerbangan.

Dengan demikian, peningkatan frekuensi Jakarta–Singapura menjadi empat kali sehari merupakan bagian dari upaya perusahaan memperbesar kapasitas angkut pada rute yang sudah berjalan.

Dalam pengoperasiannya, TransNusa menggunakan pesawat Airbus A320 dengan keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Terminal 4 Bandara Changi.

Penambahan frekuensi ini memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang sekaligus memperkuat kapasitas TransNusa dalam melayani salah satu rute internasionalnya.

Selain meningkatkan kapasitas penerbangan, TransNusa mengembangkan layanan pada jaringan internasionalnya. Salah satunya melalui produk kabin Premium Plus untuk rute Melbourne–Bali yang dijadwalkan diluncurkan pada 19 Oktober 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×