kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Permintaan turun, harga tembaga melemah


Senin, 19 Maret 2012 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memakai masker pelindung menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) berjalan melewati mobil Tesla Model 3 dan mobil sport Tesla Model X. REUTERS/Yilei Sun


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

SHANGHAI. Harga tembaga turun tipis setelah harga properti di China berada di titik terendah tahun ini. Melorotnya harga rumah ini dikhawatirkan memicu penurunan permintaan tembaga.

Di London Metal Exchange, harga tembaga untuk kontrak pengiriman tiga bulan ke depan telah melorot sebesar 0,3% ke level US$ 8.482 per metrik ton. Sedangkan di Shanghai Futures Exchange, harga kontrak pengiriman Juni telah melorot sebesar 1,1% menjadi US$ 9.517 per metrik ton pada pukul 02.18 waktu Shanghai.

Sebelumnya, Badan Statistik China melaporkan harga rumah di 27 dari 70 kota di China pada bulan lalu menurun. Selain itu, harga rumah di enam kota tak berubah.

Data harga rumah ini merupakan yang terburuk sejak diluncurkan 2011. Sebagian kalangan menganggap data harga perumahan ini menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi China. "Singkat kata, permintaan masih lemah," kata analis Shanghai CIFCO Futures Co. Fang Junfeng, Senin (19/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×