kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.694   108,00   0,61%
  • IDX 6.426   -296,97   -4,42%
  • KOMPAS100 854   -39,48   -4,42%
  • LQ45 635   -22,48   -3,42%
  • ISSI 232   -11,33   -4,66%
  • IDX30 361   -10,28   -2,77%
  • IDXHIDIV20 446   -9,11   -2,00%
  • IDX80 98   -4,03   -3,96%
  • IDXV30 126   -3,33   -2,57%
  • IDXQ30 116   -2,63   -2,21%

Pertamina identifikasi ulang aspek keamanan semua kilang dan terminal BBM


Kamis, 20 Mei 2021 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Kilang minyak Pertamina.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) kini tengah mengidentifikasi ulang aspek keamanan sejumlah aset kilang dan Terminal BBM yang dimiliki demi menghindari insiden kebakaran Kilang Balongan kembali terulang.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan dari insiden Kilang Balongan, pihaknya menyadari perlunya buffer zone pada proyek-proyek Kilang dan Terminal BBM yang ada. Apalagi, dalam insiden Kilang Balongan, posisi jalan raya terletak tak jauh dengan tanki yang terbakar.

"Kami prioritas pembangunan area untuk buffer zone, kaitan dengan Terminal BBM Plumpang kalau safety sudah tidak safe sama sekali," jelas Nicke dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (20/5).

Baca Juga: Dirut Pertamina singgung proyek Cirebon-Semarang, PGN siap garap?

Nicke melanjutkan, ada dua opsi yang mungkin ditempuh demi membuat buffer zone yakni dengan membebaskan area sekitar atau dengan memindahkan lokasi proyek.

Selain Kilang Balongan dan Terminal BBM Plumpang, Nicke memastikan identifikasi juga dilakukan pada Kilang Cilacap serta Kilang Balikpapan.

Selanjutnya: Pengamat menilai proyek-proyek Pertamina butuh pendanaan eksternal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×