kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pertamina MOR I tambah pasokan SPBU Kompak dan SPBB Kepri


Jumat, 05 Juli 2019 / 14:16 WIB
Pertamina MOR I tambah pasokan SPBU Kompak dan SPBB Kepri


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - TANJUNGPINANG. Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan-bakar Umum (SPBU) Kompak dan stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB) wilayah Kepulauan Riau pada Kamis (4/7).

Langkah Pertamina ini sebagai tanggapan atas isu kelangkaan BBM di SPBU kompak dan stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB) wilayah Kepulauan Riau. Adapun pengiriman tambahan pasokan  BBM menggunakan multi moda transportasi, darat dan laut.

"Pertamina mengirimkan 10.000 liter Premium untuk SPBU kompak. Jumat (5/7) dan Minggu (7/7) kembali kami gelontorkan 140.000 liter Biosolar untuk SPBB dan tambahan 40.000 liter untuk SPBU kompak," ujar Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR MOR I.

Pada akhir Juni, tercatat stok Solar di SPBB sebesar 149 ribu liter. Sementara stok di SPBU kompak (Premium dan Pertalite) mencapai 10 ribu liter. "Tidak sampai terjadi kelangkaan di SPBB dan SPBU kompak. Karena stok di SPBU kompak dan SPBB masih tersedia," kata Roby.

Sementara itu, stok di Terminal BBM (TBBM) Tanjung Uban dan Kijang yang menyuplai ke SPBB dan SPBU kompak juga tersedia mencukupi. Saat ini, stok di TBBM Tanjung Uban dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 15 hari ke depan. Sementara stok BBM di TBBM Kijang juga tersedia hingga 16 hari ke depan.

Menurut Roby isu kelangkaan sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu. Ketergantungan pada moda transportasi laut, dimanfaatkan untuk menekan Pertamina. Ke depannya, demi menghindari hambatan transportasi di masa mendatang, Pertamina melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi BBM Kepri.

Pertamina melalui anak perusahaan Pertamina Patra Niaga akan menambah jenis moda transportasi pengangkutan BBM di wilayah perairan Kepri. Langkah ini demi menghindari ketergantungan pada moda transportasi laut.

Selain itu, distribusi BBM juga akan diragamkan memanfaatkan jalur darat. Pertamina juga akan memanfaatkan kapal pengangkut BBM milik anak perusahaan. Langkah antisipasi ini dilakukan jika terjadi kendala pada satu moda transportasi maka tersedia moda transportasi lain yang dapat  memenuhi kebutuhan BBM di wilayah perairan Kepri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×