kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.123
  • SUN95,28 0,51%
  • EMAS661.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Perum Bulog targetkan dapat menyerap 1,8 juta ton beras saat panen raya

Kamis, 10 Januari 2019 / 13:37 WIB

Perum Bulog targetkan dapat menyerap 1,8 juta ton beras saat panen raya
ILUSTRASI. Petani merontokkan padi dari batangnya saat panen


KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perum Bulog mulai berbenah menyambut panen raya yang diproyeksikan mulai Maret 2019.  Perusahaan pelat merah ini mengaku sudah mulai mengosongkan sejumlah gudang penyimpanan beras untuk menampung beras hasil panen raya. Bulog menargetkan dapat menyerap sebanyak 1,8 juta ton beras.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, target penyerapan beras ini optImis dapat tercapai. Saat ini, BUMN tersebut telah melakukan koordinasi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk mendapatkan gabah. Sebab untuk mendapatkan beras sesuai target, Bulog membutuhkan gabah sebanyak 3,6 juta ton atau dua kali lipat dari target penyerapan beras.

"Karena target penyerapan beras sebanyak 1,8 juta ton, maka penyerapan gabahnya dua kali lipat dari target itu," ujar pria yang akrab disapa Buwas ini, usai melepas 112 truk operasi pasar  di Gudang Bulog DKI-Banten, Jakarta Utara, Kamis (10/1).

Buwas menjelaskan, penyerapan beras dalam volume besar sudah bisa dimulai pada Februari 2019 mendatang.  Bulog juga sudah menemukan beberapa sentra produksi yang akan memasuki panen pada Februari.

Data Ketahan Pangan Kementerian Pertanian memproyeksikan panen pada Januari 2019 ini adalah 2,4 juta ton, panen di bulan Februari 4,8 juta ton dan panen di bulan Maret 7,5 juta ton. Sehingga total panen dari Januari hingga Maret 2018 adalah 14,7 juta ton.

Presiden Joko Widodo pada kesempatan yang sama mendorong agar Bulog menyerap beras dan gabah petani dalam volume besar saat panen raya tiba nanti. Sementara saat ini, Presiden meminta Bulog melakukan operasi besar besar-besaran untuk menstabilkan harga beras di pasar.

"Operasi pasar sekarang dilakukan untuk mengurangi stok beras Bulog. Karena sebentar lagi mau panen raya, maka Bulog harus menyerap gabah petani dengan harga yang baik," ujar Presiden.

Ralat 11 Januari 2019, 12.05 WIB:

Ada ralat pada paragraf kelima pada artikel ini:

Sebelumnya tertulis: Data Ketahan Pangan Kementerian Pertanian memproyeksikan panen pada Januari 2019 ini adalah 1,78 juta ton, panen di bulan Februari 4,83 juta  ton dan panen dibulan Maret 3,35 juta ton.  Sehingga total panen dari Januari hingga Maret 2018 adalah 9.98 juta ton.

Reporter: Kiki Safitri
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0502 || diagnostic_web = 0.4681

Close [X]
×