kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.029   31,00   0,17%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Perusahaan kopi Indonesia raih kejuaraan roasting


Minggu, 15 Maret 2015 / 08:02 WIB
ILUSTRASI. Promo Indomaret Bulan Ini Periode 1-17 Oktober 2023.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan kopi asal Jakarta, Tanamera Kopi Indonesia, meraih penghargaan dari Australia International Coffee Awards, di kategori roasting terbaik. Roasting adalah proses menyangrai biji kopi.

Clive Samuel, kebangsaan Inggris dan John Lee, warga Korea Selatan bekerja sebagai roaster untuk perusahaan Tanamera Kopi Indonesia, yang berada di kawasan Thamrin, Jakarta.

Keduanya mengikuti kompetisi roasting atau proses menyangrai biji kopi di acara Melbourne International Coffee Expo.

Hasilnya sangat membanggakan karena mereka berdua menyabet penghargaan bergengsi di bidang menyangrai kopi untuk tingkat internasional.

"Kami hanya menggunakan biji kopi asal Indonesia, 100% biji-biji kopi yang berasal dari seluruh nusantara," ujar Clive Samuel kepada Erwin Renaldi dari ABC International.

"Ini merupakaan kebangaan tersendiri karena perusahaan kopi Tanamera asal Indonesia ini umurnya baru sekitar setahun," jelas Samuel. "Sejak awal perusahaan ini didirikan memang sudah menyangrai kopi sendiri," tambahnya.

Menurut Samuel, Indonesia sebagai penghasil kopi terbesar keempat di dunia memiliki kemampuan untuk terus mengembangkan pasar biji kopi ke pasar internasional.

"Kita harus terus mempertahankan dan pada akhirnya meningkatkan kualitas produk biji kopi asal Indonesia."

"Ke depannya, Indonesia pasti akan bisa menghasilkan produk kopi yang lebih baik dan terus semakin bersaing dengan produk dari negara lain," ungkap Samuel.

Samuel juga mengungkapkan bahwa pasar kopi asal Indonesia telah meningkat.

Peningkatan pasar ini seiring dengan meningkatnya kolaborasi dengan para petani kopi di Indonesia, serta hubungan kerja antara supplier dan para pedagang juga terus meluas. (Tri Wahono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×