kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perusahaan perkapalan siap berlayar lebih kencang


Selasa, 29 November 2016 / 18:41 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Perusahaan di sektor perkapalan Indonesia tidak mengerem ekspansi meski harga minyak dunia melandai. Mengutip Bloomberg, Selasa (29/11) pukul 14.56 WIB, harga minyak mentah jenis WTI kontrak pengiriman Januari 2017 di New York Mercantile Exchange (Nymex) melorot 0,81% dari hari sebelumnya ke level US$ 46,70 per barel.

Kebijakan pemerintah yang fokus memajukan sektor kemaritiman mampu menepis keraguan ekspansi pada sebagian pelaku usaha perkapalan. Sebut saja PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) dan PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yang menambah armada baru untuk menyongsong tahun 2017.

Direktur SMDR Bani Mulia mengatakan, pada awal bulan ini SMDR membeli kapal bernama MT Sinar Morotai seharga US$13 juta dengan kapasitas 44.000 ton. Sementara SOCI mengalokasikan belanja modal US$ 30 juta–US$ 50 juta untuk membeli kapal tanker. Paula Marlina, Direktur SOCI mengatakan, SOCI akan fokus mengoptimalkan utulisasi galangan kapal. SOCI saat ini tengah mengerjakan pembangunan delapan kapal termasuk pesanan pemerintah.

Analis Asosiasi Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada berpendapat, kinerja SOCI masih akan mengalami pertumbuhan dari sisi perolehan kontrak di tengah komoditas yang sedang mengalami perlambatan. Sementara Analis Avere Investama Teguh Hidayatmelihat untuk prospek SMDR diperkiraan bisa meraup pertumbuhan pendapatan 4%-5% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×