kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PGN bangun pipa gas 18 km di Kepulauan Riau


Senin, 11 Maret 2013 / 18:38 WIB
PGN bangun pipa gas 18 km di Kepulauan Riau
ILUSTRASI. Pengunjung memindai kode batang sertifikat vaksin COVID-19 menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat berkunjung di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (30/9/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.


Reporter: Diemas Kresna Duta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan melakukan pengerjaan konstruksi jaringan pipa gas Panaran-Tanjung Uncang di Kepulauan Riau pada April 2013 mendatang.

Konstruksi pipa nantinya akan digunakan Premier Oil untuk memasok gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTG) Panaran, yang dibangun konsorsium PLN dan Universal Batam Energy.

Sekretaris perusahaan PGN, Heri Yusup menyatakan, pembangunan pipa sepanjang 18 km itu menelan investasi sekitar Rp 183 miliar.

"PGN telah teken kontrak Jasa Konstruksi pipa dengan Krakatau Engineering di Februari 2013. Lingkup pekerjaan meliputi kegiatan engineering, procurement (pengadaan) dan konstruksi," ungkapnya kepada wartawan, (10/3)

Heri menerangkan, pipa gas Panaran-Tanjung Uncang memiliki diameter 16 inch. Dimana baja pipanya dibuat oleh PT Krakatau Heavy Industries  dan  PT Steel Pipe Industries of Indonesia.

Ia menargetkan pengerjaan, konstruksi pipa dapat dilakukan dalam waktu dekat, agar nantinya, infrastruktur gas bisa dioperasikan pada triwulan pertama tahun 2014.

"Saat ini, seluruh kelengkapan proyek seperti pipa sudah siap dikirim ke Batam untuk segera dilaksanakan konstruksi. Kami menargetkan selesai dan bisa dioperasikan pada triwulan pertama tahun 2014," terang Heri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×